NEWSTICKER
Juru Bicara Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto. (Foto: Antara/ADITYA PRADANA PUTRA)
Juru Bicara Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto. (Foto: Antara/ADITYA PRADANA PUTRA)

Pemerintah Siapkan 1 Juta Rapid Test Korona

Nasional Virus Korona
Sri Yanti Nainggolan • 21 Maret 2020 16:58
Jakarta: Pemerintah menyiapkan sebanyak satu juta rapid test (uji cepat) virus korona (covid-19). Namun, ini akan dilaksanakan secara bertahap.
 
"Sampai hari ini sudah 2.000 pemeriksaan dan masih jalan," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona, Achmad Yurianto, di Gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sabtu, 21 Maret 2020.
 
Selain itu, sudah tersedia 150 ribu reagen untuk pemeriksaan sampel. Nantinya, reagen akan didistribusikan ke seluruh provinsi, sesuai dengan kondisi kasus yang didapat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rapid test pertama sudah dilaksanakan di Jakarta Selatan, pada Jumat, 20 Maret 2020. Area tersebut dipilih karena banyak kelompok berisiko di sana.
 
"Rapid test akan disinergikan dengan dressing pada kaos positif," kata Yuri.
 
Baca: Pemerintah: Chloroquine untuk Menyembuhkan Bukan Mencegah Korona
 
Pemerintah akan mendatangi keluarga kasus positif untuk dilakukan rapid test. Kemudian, pelacakan juga akan dilakukan pada tempat kerja pasien positif.
 
"Tujuannya sesegera mungkin menemukan kasus positif dan melakukan isolasi di tengah masyarakat supaya tak terjadi penyebaran," ucap dia.
 
Yuri mengingatkan hasil rapid test yang negatif bukan berarti orang tersebut tidak sakit. Bisa jadi orang tersebut sudah positif tetapi respons imunitas belum muncul.
 
"Ini terjadi pada infeksi di bawah tujuh hari. Oleh karena itu, akan dilakukan tes ulang 6-7 hari kemudian dengan pemeriksaan yang sama," ujarnya.
 
Jika hasil rapid test positif, maka pemerintah akan menindaklanjuti dengan isolasi. Namun, tak harus di rumah sakit.
 
"Karantina perorangan atau rumah sakit dilakukan manakala ada penyakit yang mengikuti atau keluhan yang butuh pelayanan rumah sakit," tegas dia.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif