Narapidana Jual Produk Karya di Pojokpas.com

Haifa Salsabila 22 November 2017 15:00 WIB
narapidana
Narapidana Jual Produk Karya di Pojokpas.com
Pojokpas.com - Haifa Salsabila
Jakarta: Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terus menggenjot pemberdayaan para napi. Tak cuma menghasilkan prakarya dari dalam rutan, kini hasil itu diperjualbelikan melalui situs belanja online Pojokpas.com

"Ini sebagai salah satu cara untuk memberdayakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan menjual hasil karya mereka kepada masyarakat," ujar Kepala Seksi Bimbingan Kerja Lapas 1 Tangerang Roni Syaroni di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu 22 November 2017. 

Ia mengatakan, 50% hasil penjualan produk-produk di Pojokpas.com akan diberikan kepada para WBP yang terlibat, 15% untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan sisanya digunakan untuk dana penunjang kegiatan. 


Saat ini, produk-produk yang dijual merupakan hasil karya tangan WBP dari 6 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan yang terdiri dari lima Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan satu Rumah Tahanan (Rutan) di Tangerang, Banten. Produk dari ke enam UPT tersebut kemudian dipusatkan dan didistribusikan melaluai Lapas Kelas 1 Tangerang.


Sejumlah barang jualan milik warga binaan - foto: situs Pojokpas.com


Roni menuturkan, antusiasme para WBP terhadap program ini sangat tinggi. Selain karena mereka dapat mengerjakan sesuatu yang bermanfaat untuk mengisi waktu luang, warga binaan dapat menghasilkan uang dari dalam penjara. 

Barang-barang yang dijual sangat beragam, dimulai dari hasil karya tangan seperti pajangan dan cinderamata, sabun, kotak tisu, tas hingga roti. 
 
Pojokpas.com sudah dapat diakses oleh masyarakat umum sejak September 2017. Meski masih dalam program uji coba. 

Roni berharap program ini berjalan baik dan mendatangkan hal yang positif. Sehingga dapat dijadikan kebijakan oleh Dirjenpas untuk diterapkan ke berbagai daerah di Indonesia. 





(REN)