Ilustrasi bencana hidrometeorologi/Medcom.id.
Ilustrasi bencana hidrometeorologi/Medcom.id.

BMKG: Musim Hujan di Indonesia Belum Mencapai Puncak

Nasional bencana musim hujan bencana alam BMKG bencana hidrometeorologi
Kautsar Widya Prabowo • 27 November 2021 09:59
Jakarta: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan. Puncak musim hujan diperkirakan hingga April atau Mei 2022. 
 
"Saat ini hampir sebagian besar wilayah Indonesia sudah memasuki periode musim hujan, puncaknya belum tapi. Puncaknya  prediksi hingga Februari 2022 dan akhir musim hujan bulan April-Mei 2022," ujar Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, A Fachri Radjab dalam diskusi virtual, Jumat, 26 November 2021. 
 
Baca: Pencegahan Bencana Hidrometeorologi Membutuhkan Kebijaksanaan Masyarakat

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Fachri menyebut memasuki musim hujan akan diikuti sejumlah bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Bencana hidrometeorologi baik basah dan kering mendominasi bencana alam di Indonesia.
 
"Bencana hidrometeorologi kering itu misalnya kekeringan akibat El Nino yaitu kebarakan hutan dan lahan," kata Fachri.
 
Dia mengatakan bencana hidrometeorologi basah, seprti banjir yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia memiliki tantangan yang semakin besar. Sebab, upaya evakuasi warga dan mitigasi lain terdampak pandemi covid-19.
 
"Ketika ada pengungsian harus dikondisikan bahwa pengungsi tetap menerapkan protokol kesehatan," kata dia.

 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif