Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Aktivitas Masyarakat Kembali Diperketat Demi Menekan Penyebaran Covid-19

Nasional Virus Korona PSBB pandemi covid-19
Nur Azizah • 06 Januari 2021 14:16
Jakarta: Pemerintah kembali memperketat aktivitas masyarakat untuk menekan penyebaran kasus covid-19. Pembatasan aktivitas masyarakat ini merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019.
 
"Pemerintah perlu melakukan pembatasan untuk menghindari penularan virus ini," kata Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu, 6 Januari 2020.
 
Pengetatan ini hanya berlaku untuk sejumlah wilayah. Kriteria wilayah yang wajib melakukan pembatasan ialah dengan kasus aktif lebih dari 14,2 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Angka kematian di atas rata-rata nasional tiga persen dan tingkat kesembuhan di bawah rata-rata nasional, yaitu 82 persen," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu.
 
Baca: Jawa dan Bali Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro
 
Wilayah dengan ketersediaan tempat tidur rumah sakit di bawah 70 persen juga wajib melakukan pembatasan. Aturan pembatasan ini akan dikeluarkan masing-masing kepala daerah.
 
"Pak Menteri Dalam Negeri (Tito Karnavian) akan membuat edaran ke seluruh pimpinan daerah," jelas Airlangga.
 
Airlangga menyebut kasus aktif di Indonesia naik signifikan sejak libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Pada Minggu terkahir Desember 2020, kasus baru covid-19 mencapai 48.434. Kemudian, naik menjadi 50.1986 kasus di awal Januari 2021.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif