Wakil Ketua Komisi IV DPR Daniel Johan (tengah). (Foto: Antara/Yudhi Mahatma)
Wakil Ketua Komisi IV DPR Daniel Johan (tengah). (Foto: Antara/Yudhi Mahatma)

Komisi IV Kritisi Tupoksi KKP

Nasional berita dpr
Anggi Tondi Martaon • 07 Mei 2019 19:03
Jakarta: Kedaulatan Indonesia menjadi sorotan usai penangkapan pencuri ikan yang dilakukan oleh kapal Malaysia. Kapal pengawas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendapat intervensi dari militer Malaysia saat mengamankan pelaku illegal fishing.
 
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Daniel Johan sangat menyayangkan peristiwa tersebut. Kejadian tersebut merupakan peringatan keras terhadap pengawasan zona laut Indonesia.
 
"Itu menjadi tamparan bagi Indonesia, bagi pihak terkait. Artinya, armada Indonesia harus diperkuat," kata Daniel Johan, ditemui Gedung Nusantara I Komplek Parlemen, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa, 7 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyebutkan, salah satu bentuk penguatan yang dimaksud yaitu menyerahkan tugas pengawasan kepada TNI Angkatan Laut (AL). KKP diminta untuk memfokuskan perhatian pada kesejahteraan nelayan.
 
"Tupoksi (tugas pokok dan fungsi) KKP bukan itu (mengawasi). Tupoksi KKP memastikan nelayan sejahtera. Bukan mengawasi. Jadi full serahkan kepada Angkatan Laut," ucap dia.
 
Selain itu, penguatan pengawasan juga harus melibatkan nelayan. Sistem tersebut dikenal dengan istilah hankamrata, di mana warga negara dilibatkan dalam sistem keamanan.

 

(ROS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif