Pimpinan Dompet Dhuafa Banten, Abdurrahman Usman. Foto: Medcom.id/Fachri.
Pimpinan Dompet Dhuafa Banten, Abdurrahman Usman. Foto: Medcom.id/Fachri.

Kecamatan Sumur Masih Menantikan Bantuan

Nasional Tsunami di Selat Sunda
Fachri Audhia Hafiez • 25 Desember 2018 12:52
Jakarta: Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi salah satu lokasi terparah yang diterjang tsunami. Warga membutkan makanan, obat-obatan dan pakaian.
 
"Iya fokus penanganan di Sumur. Di sana ada satu titik, itu betul-betul tersapu, bangunan tidak ada sama sekali. Karena di sana ombak tsunami cukup tinggi," kata Pimpinan Dompet Dhuafa Banten, Abdurrahman Usman di kantornya, Serang, Banten, Selasa, 25 Desember 2018.
 
Usman menjelaskan, pihaknya telah mengumpulkan sejumlah bantuan berupa makanan, obat-obatan, serta pakaian. Bantuan itu hasil sumbangan dari masyarakat. Pemberian bantuan akan diseleksi sesuai kebutuhan korban di lapangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Khusus baju layak pakai itu numpuk, di lapangan minta di setop dulu. Karena belum mendesak sampai saat ini," jelas Usman.
 
Hingga hari ketiga pasca bencana, Dompet Dhuafa telah menerjunkan 93 orang yang disebar ke sejumlah titik di kawasan Banten. Mereka terdiri dari tim relawan, komunitas, manajemen logistik dan sejumlah relawan.
 
Respons terhadap bencana dari Dompet Dhuafa ini, kata Usman, akan berlangsung hingga 31 Desember 2018 dan dimungkinkan berlanjut.
 
"Kami tidak berhenti di situ, ketika masa respons habis akan dilanjutkan proses recovery. Kita akan data fasilitas umum yang rusak apa saja. Rumah kalau dia masuk layak dibantu akan dibangun rumah hunian sementara," kata Usman.
 
Baca: Legislator Menyoroti Minimnya Alat Mitigasi Bencana
 
Sebelumnya, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, memberi informasi bahwa beberapa jalan dan jembatan rusak di Kecamatan Sumur.
 
"Petugas dan kendaraan evakuasi sudah bisa menembus daerah Sumur. Sebelumnya beberapa jalan dan jembatan rusak," kata Sutopo.
 

 

(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi