Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Brian Sriprahastuti. (ANTARA/HO-Kantor Staf Presiden)
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Brian Sriprahastuti. (ANTARA/HO-Kantor Staf Presiden)

KSP: 15 Kasus Terkait Hepatitis Akut Masih Suspek

Antara • 11 Mei 2022 15:28
Jakarta: Sebanyak 15 laporan kasus terkait gejala hepatitis akut di Indonesia masih berstatus suspek. Belasan kasus itu belum bisa dikategorikan sebagai hepatitis akut yang tidak diketahui penyebabnya.
 
"Karena masih menunggu pemeriksaan, kemungkinan hepatitis E dan adenovirus. Semua masih dugaan atau suspek," kata Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Brian Sriprahastuti, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 11 Mei 2022.
 
Dia mengatakan dari 15 kasus yang dilaporkan, 11 kasus sudah diperiksa. Hasilnya bukan Hepatitis A, B, C, dan D.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tapi belum diperiksa untuk hepatitis E dan adenovirusnya, karena menunggu reagen," ujar dia
 
Dia menegaskan dengan bertambahnya kasus dugaan hepatitis akut yang ditemukan, maka membuktikan Sistem Kewaspadaan Dini berfungsi. Selain itu, Surat Edaran (SE) Menkes tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology) juga direspons dengan baik.
 
"Meski demikian masyarakat tetap harus meningkatkan kewaspadaan terutama untuk keluarga," kata Brian.
 
Baca: Hepatitis Akut Merebak, Wali Kota Malang Minta Warga Tak Panik
 
Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengumumkan bahwa terdapat 15 kasus suspek hepatitis akut di Indonesia pada Senin, 9 Mei 2022. Sebanyak 15 kasus suspek tersebut ditemukan di DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Sumatra Barat.
 
Penemuan kasus suspek ini setelah Kemenkes meningkatkan kewaspadaan dalam dua pekan terakhir. Fenomena hepatitis akut yang tidak diketahui penyebabnya menjadi sorotan dunia setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB) pada 15 April 2022.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif