Ilustrasi nyamuk aedes aegypti pembawa penyakit demam berdarah. Dok. Medcom
Ilustrasi nyamuk aedes aegypti pembawa penyakit demam berdarah. Dok. Medcom

Tren Penyakit DBD Masih Meningkat

Nasional demam berdarah
Antara • 07 April 2020 18:10
Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat menjaga perilaku hidup bersih dan sehat. Tak hanya wabah virus korona (covid-19), tren penyakit demam berdarah dengue (DBD) masih terus bertambah.
 
"Agak berbeda dengan tahun lalu. Kalau tahun lalu di April sudah mulai turun, tapi sekarang malah bertambah," kata Direktur Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi saat dihubungi di Jakarta, Selasa, 7 April 2020.
 
Berdasarkan data per Senin, 6 April 2020, Jawa Barat memiliki kasus tertinggi dengan 6.337 kejadian. Disusul Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan 4.524 kasus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tercatat 40.856 kasus se-Indonesia dengan 260 kematian. Korban jiwa paling tinggi ada di NTT dengan 48 kematian disusul Jawa Barat dengan 33 kematian dan Jawa Timur dengan 26 kematian.
 
Baca: Masyarakat Diminta Ikut Perangi DBD
 
Kemenkes juga mencatat 10 kabupaten dan kota dengan kasus DBD tertinggi. Di antaranya Kabupaten Sikka sebanyak 1.572 kasus, Kabupaten Buleleng 883 kasus, Kota Bandung 835 kasus, dan Kabupaten Ciamis 652 kasus.
 
Tren DBD masih tinggi karena disebabkan faktor cuaca. Misalnya di Jakarta yang pergantian ke musim kemarau belum sampai puncaknya. Panas dan hujan masih sulit diprediksi karena cuaca masih kerap berubah.
 
Masyarakat diimbau menguras bak penampungan air. Selain itu, penampungan air di bangunan-bangunan yang saat ini tidak beroperasi seperti sekolah, rumah ibadah, dan kantor agar dikuras. Sebab, nyamuk cepat bersarang di tempat tersebut saat tidak ada aktivitas.
 
"Jadi petugas kebersihan harus memastikan tidak ada bak air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk termasuk memberikan bubuk larvasida," katanya.
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif