Presiden jokowi--Medcom.id/Lis Pratiwi
Presiden jokowi--Medcom.id/Lis Pratiwi

Jokowi: Industri Halal Indonesia Berkembang Pesat

Nasional ekonomi indonesia ekonomi syariah
Dheri Agriesta • 16 April 2019 15:22
Jakarta: Presiden Joko Widodo meresmikan pembukaan Halal Park di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta. Presiden menyebut industri halal di dunia dan Indonesia berkembang sangat pesat.
 
Kepala negara menjabarkan proyeksi permintaan produk halal dunia mencapai USD3,7 triliun pada 2019. Padahal, permintaan pada 2013 hanya mencapai USD2 triliun.
 
Ia bersyukur Indonesia sebagai negara dengan masyarakat muslim terbesar juga mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan itu. Berdasarkan Global Moslem Travel Index 2019, wisata halal Indonesia berada di peringkat pertama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini sebuah capaian yang sangat bagus, baru saja diumumkan," kata Jokowi di kawasan GBK, Senayan, Jakarta, Selasa, 16 April 2019.
 
Pada 2018, terdapat 140 juta wisatawan muslim di dunia. Sebanyak 140 juta wisatawan itu bisa menghabiskan uang sebesar USD3 miliar.
 
Jumlah turis muslim dunia pun bertambah dari tahun ke tahun. Pada 2020, diperkirakan jumlah turis muslim dunia mencapai 158 juta jiwa. "Ini jumlah yang sangat besar. Artinya ada segmen pasar yang harus digarap, apalagi kita negara berpenduduk muslim terbesar di dunia," kata Jokowi.
 
Baca: Jokowi Dijadwalkan Resmikan Halal Park di GBK
 
Pemerintah sadar dengan potensi tersebut. Pemerintah menargetkan sebanyak 5 juta wisatawan yang berkunjung ke objek wisata halal di Indonesia.
 
Target itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Jokowi pun optimistis dengan potensi wisata halal Indonesia. "Oleh sebab itu industri wisata halal telah ditetapkan sebagai leading sector-nya penggerak utama indutri halal kita. Dari sinilah semua bisa ketarik," jelas Jokowi.
 
Tak cuma wisata, industri fesyen muslim Indonesia juga memiliki potensi besar. Berdasarkan Global Islamic Economic Report, Indonesia berada di peringkat dua dalam fesyen muslim.
 
"Pasar muslim global sampai 2020 mencapai 327 juta dolar AS, sekali lagi, kesempatan kita mengunakan peluang yang ada untuk memasarkan produk-produk halal kita," pungkas Jokowi.
 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif