Bentangan banjir yang terjadi di Gowa, Sulawesi Selatan. (Foto: BNPB/AFP)
Bentangan banjir yang terjadi di Gowa, Sulawesi Selatan. (Foto: BNPB/AFP)

Pemda Disebut Kurang Tanggap Bencana

Nasional Mitigasi Bencana
24 Januari 2019 15:08
Jakarta: Perencana Ahli Utama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suprayoga Hadi menyebut pemerintah daerah kurang tanggap dalam penanganan bencana. Tak cuma tindakan, dari sisi alokasi anggaran pun belum 'ramah' terhadap penanggulangan bencana.
 
"Penanggulangan bencana itu urusan daerah. Kalau boleh dibilang pemerintah daerah relatif kurang tanggap termasuk anggaran yang dialokasikan untuk bencana," ujarnya dalam Editorial Media Indonesia, Kamis, 24 Januari 2019.
 
Suprayoga mengatakan terkait kejadian bencana yang semakin tinggi frekuensinya, konteks kesiapsiagaan dan mitigas menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM). Untuk mewujudkan itu, pemerintah mau tidak mau harus menurunkan level kewaspadaan sampai ke lapisan terendah; masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam setiap peristiwa bencana, kata dia, masyarakat adalah pihak yang bersentuhan langsung dengan dampaknya. Sehingga pengurangan risiko bencana berbasis komunitas atau masyarakat perlu dihidupkan.
 
"Jadi tanpa aba-aba atau sistem peringatan dini bencana sebetulnya pemerintah daerah dan masyarakat sudah bisa melakukan itu secara mandiri," ungkapnya.
 
Suprayoga mencatat baru satu tahun belakangan pemerintah daerah mulai membuka mata terhadap setiap potensi bencana yang bisa terjadi. Salah satunya dengan mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk itu.
 
Secara bertahap, tambah dia, Kementerian Dalam Negeri termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan memantau proses itu agar anggaran kebencanaan di masing-masing daerah bisa meningkat.
 
"Terpenting bagaimana memenuhi SPM (standar pelayanan minimum) dalam rangka pengamanan kebencanaan di tingkat masyarakat. Kita harap semua daerah sadar dengan mengimplementasikan alokasi anggaran yang memadai," pungkasnya.
 

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif