Suasana konferensi pers di Komnas HAM, Jakarta. Foto: Medcom.id/Hasan.
Suasana konferensi pers di Komnas HAM, Jakarta. Foto: Medcom.id/Hasan.

Komnas HAM Minta Kemenko PMK Mengatasi Masalah Kemanusiaan di Nduga

Nasional kekerasan kelompok bersenjata di papua
Muhammad Syahrul Ramadhan • 02 April 2019 06:28
Jakarta: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan segera mengatasi masalah kemanusiaan di Nduga akibat kontak senjata antara TNI dan kelompok bersenjata.
 
Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Amiruddin mengatakan bahwa pihaknya telah memantau langsung ke Nduga dan bertemu semua unsur untuk memahami persoalan yang ada.
 
"Saya sudah minta Menko PMK untuk menangani persoalan kemanusiaan yang hadir dan terjadi akibat peristiwa itu. Itu sudah kami sampaikan. Nah, sampai hari ini saya tunggu mereka mau bertindak apa," kata Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas Ham Amiruddin, di Jakarta Pusat, Senin, 1 April 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Amiruddin menyebut adanya pengungsian di Nduga merupakan masalah kemanusiaan yang semestinya segera ditangani Kemenko PMK. Pasalnya permasalahan ini masuk dalam kewenangan kementerian tersebut.
 
Soal kondisi di lapangan yang dijumpainya dan rekomendasi yang diberikan Komnas HAM kepada Kemenko PMK, Amiruddin enggan membeberkannya. "Pokoknya ada masalah," kata dia.
 
Sementara itu, Tim Investigasi Kasus Nduga Papua menemukan banyak warga sipil yang kini trauma akibat kontak senjata TNI dengan kelompok bersenjata, buntut insiden penembakan mematikan kelompok itu terhadap pekerja di Nduga. Menurut anggota Tim Investigasi Kasus Nduga Papua Pater John Djonga, warga Nduga yang tidak terlibat aksi ikut terdampak sehingga banyak yang mengungsi ke hutan dan kawasan lainnya untuk menghindari dampak operasi militer.
 
"Hasil investigasi yang ditemukan memperlihatkan ibu-ibu melahirkan di hutan ketika mereka berada di pengungsian. Mereka juga sulit mengakses pertolongan medis," kata Pater John, di Jakarta Pusat, Senin, 1 April 2019.
 
Dampak lain yang dirasakan warga Nduga di saat ini, terang John, adalah tidak dapat menjalani aktivitas seperti biasa, termasuk beribadah. Untuk itu, Tim Investigasi Kasus Nduga Papua merekomendasikan agar ada dialog lintas elemen untuk mengatasi masalah kemanusiaan itu.
 

(EKO)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif