Presiden Joko Widodo--Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.
Presiden Joko Widodo--Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.

Jokowi: Membangun Desa Artinya Membangun Indonesia

Nasional presiden jokowi dana desa
Achmad Zulfikar Fazli • 10 April 2019 18:33
Jakarta: Presiden Joko Widodo menaruh perhatian khusus terhadap desa. Sebab, desa menjadi wajah pembangunan suatu negara.
 
"Desa itu selalu berada dalam pikiran dan hati saya. Bukan karena saya berasal dari desa. Bukan itu saja, Tetapi menurut saya membangun desa artinya membangun Indonesia," kata Jokowi dalam pidato di acara silaturahmi perangkat desa se-Indonesia, Istora Tennis Indoor, Senayan, Jakarta, Rabu, 10 April 2019.
 
Jokowi menyampaikan Indonesia memiliki 74.900 desa. Karenanya, dia menganggap desa seperti sebuah negara kecil yang dipimpin oleh para kepala desa. "Jadi bapak ibu semuanya seperti presiden, tetapi di desa," ucap dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kepala desa, kata dia, banyak hal yang harus diurus. Mulai dari warga yang sakit hingga meninggal dunia. Bahkan, kepala desa harus bekerja 24 jam untuk mengurus desa. "Jangan dipikir saya enggak tahu, 24 jam betul?" kata dia.
 
Baca: Janji Jokowi Dana Desa Rp400 Triliun Bisa Terpenuhi
 
Karena itu, pemerintah mengucurkan dana desa sebesar Rp20 triliun pada 2015. Meningkat pada 2016, Rp47 triliun, kemudian masing-masing Rp60 triliun pada 2017 dan 2018, serta Rp70 triliun pada 2019.
 
Menurut dia, program dana desa ini sudah tepat. Pemerintah memang wajib memberikan perhatian lebih kepada desa. "Sudah bertahun-tahun kita tidak memperhatikan desa. Coba, saluran irigasi yang ada di desa, apakah ada desa membangun embung seperti sekarang ini? apakah ada yang mengurusi jembatan kecil kecil? karena desa tidak diberi anggaran yang memadai," ujar dia.
 
Jokowi mengatakan pemerintah selama 4 tahun ini sudah mengucurkan dana desa hingga Rp257 triliun. Dia meminta dana itu digunakan dengan hati-hati. "Ini uang gede, Rp257 triliun itu uang gede, dan saya pastikan ke depan akan naik terus anggarannya. Penggunaannya betul-betul diarahkan tepat sasaran," pungkas dia.
 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif