Keluarga Manfaatkan Fasilitas Trauma Healing
Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur Kombes Musyafak - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Jakarta: Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur Kombes Musyafak mengungkapkan posko trauma healing sudah dimanfaatkan keluarga korban musibah Lion Air JT610. Posko dibuka setiap hari.

"Sudah ada 25 keluarga yang datang. Kegiatan itu akan dilanjutkan setiap hari, kita melaksanakan trauma heeling bagi keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya atas peristiwa ini," kata Musyafak di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu, 31 Oktober 2018. 

Penanganan trauma healing dilakukan oleh tenaga psikologi dari sejumlah instansi. Seperti, biro psikologi Mabes Polri, psikologi Polda Metro Jaya, psikologi RS Polri dan perkumpulan psikologi di Jakarta.


Posko trauma healing dipusatkan di Gedung Promoter RS Polri Lantai 1. Musyafak menyebut keluarga korban yang selesai menyerahkan data diri akan diarahkan petugas ke posko itu.

(Baca juga: 42 Keluarga Korban Diminta Melengkapi Sampel DNA)

"Di sana ada dua ruangan. Ruang trauma healing dan ruang musala. Di sana kita fasilitasi, selain ada konsumsi juga ada media televisi yang bisa dimonitor termasuk tempat istirahat," pungkas dia. 

Musyafak mengatakan penanganan terhadap korban Lion Air JT610 dilakukan secara komprehensif. Tidak hanya proses identifikasi, namun juga diberikan aspek psikologis untuk pihak keluarga.

Ratusan keluarga korban penumpang JT610 diboyong ke Jakarta. Ini untuk memudahkan identifikasi korban.


 



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id