Pengunjung mengamati aktivitas gorila di Taman Marga Satwa Ragunan, Jakarta. Foto: MI/Panca Syurkani.
Pengunjung mengamati aktivitas gorila di Taman Marga Satwa Ragunan, Jakarta. Foto: MI/Panca Syurkani.

Pemerintah Cari Cara Selamatkan Satwa di Tengah Pandemi

Nasional kebun binatang
Medcom • 16 Mei 2020 14:23
Jakarta: Pemerintah tengah mencari solusi untuk menyelamatkan satwa di tengah pandemi virus korona (covid-19). Saat ini, lembaga konservasi satwa seperti kebun binatang, taman satwa, taman satwa khusus, dan taman safari tengah terpuruk karena tak dikunjungi wisatawan.
 
"Kami akan mengupayakan agar pakan satwa tetap terpenuhi di tengah pandemi ini," kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Sabtu, 15 Mei 2020.
 
Selain pakan, Kementerian LHK (KLHK) juga menyiapkan stimulus ekonomi berupa keringanan pajak hingga keringanan waktu bayar cicilan. Saat ini, kata Siti, skema tersebut tengah dibahas bersama Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Dalam Negeri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemerintah mengeluarkan kebijakan menutup kebun binatang dan lembaga konservasi lain untuk mencegah penyebaran wabah covid-19. Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
 
Kebijakan penutupan operasional membuat pengelola lembaga konservasi kesulitan untuk memberi makan satwa. Pasalnya, terdapat lebih dari 66.845 satwa, baik karnivora, herbivora, burung, dan ikan yang harus beri makan secara rutin.
 
Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) KLHK, Wiratno, mengatakan pemerintah akan bertanggung jawab atas persoalan ini. Saat ini, kata dia, KLHK telah mengalokasikan pakan dan obat-obatan bagi lembaga konservasi yang membutuhkan.
 
"Kami menegaskan tidak ada lembaga konservasi yang mengorbankan satwa koleksinya untuk dijadikan pakan satwa lain. Pada dasarnya, satwa yang ada di lembaga konservasi merupakan satwa milik negara," ujarnya.
 
Baca: Pandemi Korona, Stres Satwa Kebun Binatang Turun
 
Sejumlah lembaga konservasi mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan pakan satwa. Kebun Binatang Solo (Taman Satwa Taru Jurug) misalnya.
 
Lembaga konservasi ini ditutup sejak penetapan kejadian luar biasa (KLB) korona pada Maret 2020. Kebun Binatang Solo tidak lagi mendapat pemasukan, sedangkan pengeluaran untuk perawatan dan pakan satwa tetap berjalan.
 
"Kalau untuk kebutuhan hingga Juli 2020 masih aman. Namun kami akan tetap berusaha untuk mencarikan solusi untuk memenuhi pakan dan pemeliharaan kesehatan satwa," beber Direktur TSTJ, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso.

 

(UWA)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif