Suasana Jambore Pemuda Indonesia (JPI) di Stadion Maesa Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Jumat 1 November 2019.
Suasana Jambore Pemuda Indonesia (JPI) di Stadion Maesa Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Jumat 1 November 2019.

Pemuda Diminta Menjaga Toleransi dan Keberagaman

Nasional jambore
Medcom • 01 November 2019 15:00
Jakarta: Pemuda diminta terus menjaga toleransi keberagaman dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Para pemuda harus membangun kebersamaan serta bertanggung jawab menjaga keutuhan bangsa dan negara.
 
Hal itu diungkapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali saat membuka Jambore Pemuda Indonesia (JPI) di Stadion Maesa Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Jumat 1 November 2019.
 
"Pelaksanaan (jambore) ini harus membawa dampak positif bagi pemuda Indonesia. Sesuai target Presiden pembangunan sumber daya manusia, yang di dalamnya menjadi prioritas termasuk pengembangan pemuda Indonesia," kata Amali.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengajak para pemuda yang menjadi utusan dari seluruh provinsi saling mengenal serta membangun kebersamaan sebagai generasi muda.
 
"Mari saling bertukar pengalaman sesama kalian. Apalagi kalian berasal dari latar belakang berbeda bangsa, suku, bahasa, tapi tetap kita satu. Pemuda Indonesia juga harus bisa menjaga kebhinekaan," ujar Amali.
 
Dia menyebut sejumlah negara tidak bertahan dan bubar karena tidak bisa menjaga keutuhan dalam kehidupan berbangsa.
 
"Negara lain yang tidak bisa menjaga persatuan akhirnya terpecah. Kita bangsa Indonesia tidak boleh bermusuhan di antara anak bangsa," jelasnya.
 
Ia berharap para pemuda yang mengikuti kegiatan tersebut membawa pesan kebangsaan dan perdamaian saat kembali ke daerah masing-masing.
 
Ketua Panitia Jambore Pemuda Indonesia Arifin Madjid mengungkapkan, jumlah peserta yang hadir sebanyak 442 orang dari 34 provinsi di Indonesia.
 
"Ini merupakan agenda dari Kemenpora untuk mengumpulkan para pemuda di seluruh tanah air. Pada jambore tahun ini mengambil tema merajut keberagaman melalui jambore pemuda Indonesia," kata Asisten Deputi Bidang Peningkatan Wawasan Pemuda Kemenpora itu.
 
Arifin mengungkapkan, para peserta akan mengikuti sejumlah agenda kegiatan antara lain, prosesi penyatuan air dan tanah, pawai budaya nusantara, pameran hasil kreasi, pentas seni, dan pengangkatan eceng gondok di Danau Tondano.
 
"Selain melaksanakan kegiatan dengan sesama peserta, mereka juga berinteraksi dengan masyarakat, lingkungan, serta mengenal budaya daerah di Minahasa," ujar Arifin.
 

(FZN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif