Presiden Joko Widodo. Foto: Medcom.id/Damar Iradat
Presiden Joko Widodo. Foto: Medcom.id/Damar Iradat

Jangan Asal Mengkriminalisasi Kebijakan Kepala Daerah

Nasional kpk polri kejaksaan agung
Damar Iradat • 13 November 2019 11:49
Jakarta: Presiden Joko Widodo meminta penegak hukum tidak mengkriminalisasi kepala daerah yang mengeluarkan kebijakan terkait investasi. Setiap kebijakan investasi harus didukung.
 
"Kalau tidak ada mensrea, tidak ada niat jahatnya, ya jangan dicari-cari dong. Yang namanya orang, namanya pekerjaan banyak sekali," kata Jokowi dalam sambutannya di Pembukaan Rakornas Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forkopimda di Sentul International Convention Center, Bogor, Rabu, 13 November 2019.
 
Jokowi menyebut investasi bukan cuma urusan kepala daerah. TNI dan Polri perlu ikut memperbaiki dan menjaga iklim investasi di daerah-daerah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menegaskan kepastian hukum dan keamanan satu daerah penting dijaga. Ini menjadi salah satu kunci agar investasi bisa berjalan di daerah.
 
"Semua harus berikan dukungan, sehingga investasi itu muncul ke sebuah daerah dan bisa terealisasi," ujar dia.
 
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga meminta penegak hukum lebih dahulu mengingatkan para kepala daerah bila terdapat persoalan hukum pada awal pelaksanaan proyek. Ia tak ingin kesalahan yang sudah diketahui sejak awal, didiamkan dan kemudian diusut setelah pengerjaan selesai.
 
"Jelas-jelas itu sudah keliru sejak awal, diingatkan dong. Jangan ditunggu, ngerti keliru, ditunggu sampai terus dikerjakan. Setelah rampung, baru 'ditebas'. Enggak bisa seperti ini," tegas Jokowi.
 
Ia menyinggung soal mata anggaran di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mencapai 57 ribu. Menurut dia bila terdapat kesalahan penyusunan segera diingatkan.
 
"Enggak mungkin kontrol segitu banyak kegiatan. Gubernur, bupati, wali kota diingatkan awal-awal sebelum dia bekerja melaksanakan program itu," kata dia.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif