Ilustrasi kereta rel listrik. ANT/Aditya PP.
Ilustrasi kereta rel listrik. ANT/Aditya PP.

Dirut KAI Berharap KRL Duri-Tangerang Segera Beroperasi

Nasional banjir jakarta
Antara • 03 Januari 2020 18:41
Jakarta: Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro berharap banjir yang merendam lintasan kereta rel listrik (KRL) relasi Duri-Tangerang segera surut. Sehingga KRL bisa beroperasi normal kembali.
 
“Berharap harusnya sudah bisa dioperasikan. Kita berharap secepatnya," kata Edi saat meninjau korban banjir di lintasan kereta api, Stasiun Taman Kota, Jakarta, Jumat, 3 Januari 2020.
 
Masyarakat sekitar menggunakan kawasan stasiun dan rel kereta api sebagai lokasi pengungsian. Pasalnya, dataran Stasiun Taman Kota dan Stasiun Bojong Indah lebih tinggi dari permukiman warga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal itu juga mengganggu operasional KRL dan kereta bandara. Edi berharap banjir segera surut agar warga juga bisa kembali ke kediaman.
 
Petugas pun akan diterjunkan mengecek kerusakan rel kereta. Ia khawatir bagian bawah rel kereta api terkikis banjir.
 
"Kita ada penguatan dan peningkatan jalur agar segera bisa dioperasikan," kata Edi.
 
Jalur kereta rel listrik relasi Duri-Tangerang itu juga dilewati kereta bandara. Edi berjanji akan mengecek kesiapan jalur hingga Bandara Soekarno Hatta.
 
“Memang ada dua jalur, tapi kami mengusahakan jalur seluruhnya bebas menuju ke bandara,” katanya.
 
PT KAI belum menghitung jumlah kerugian akibat terendamnya sejumlah rel kereta api. Edi belum mau memikirkan hal itu sekarang. Ia lebih fokus memikirkan nasib masyarakat yang terdampak banjir.
 
"Kemudian memperbaiki jalur yang pada saat ini perlu diperiksa dulu kalau terjadi sesuatu, perbaikan dilakukan dulu,” katanya.
 
KAI juga menyiagakan kereta klinik atau rail clinic yang menyediakan layanan kesehatan berupa layanan dokter umum, dokter gigi, laboratorium sederhana, kebidanan dan layanan farmasi atau obat.
 
PT KAI Daop 1 Jakarta menyiagakan tenaga medis rail clinic tanggap bencana banjir sebanyak 10 personel, yang terdiri dari tiga dokter umum, sat dokter gigi, dua petugas laboratorium, satu bidan dan tiga apoteker.
 

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif