Anggota DKPP Ida Budhiarti. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
Anggota DKPP Ida Budhiarti. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto

Vonis Etik Wahyu Dikirim ke Istana

Nasional OTT KPK
Theofilus Ifan Sucipto • 16 Januari 2020 18:57
Jakarta: Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) segera menyerahkan putusan pemberhentian Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan kepada Presiden Joko Widodo. Kabar ini secepatnya dikirim melalui Istana Kepresidenan.
 
"DKPP langsung bersurat kepada Presiden," kata anggota DKPP Ida Budhiarti di Gedung DKPP, Jakarta Pusat, Kamis, 16 Januari 2020.
 
Selain vonis etik Wahyu, DKPP meminta Jokowi mengisi kekosongan anggota DKPP. Saat ini peran Ketua DKPP Harjono digantikan pelaksana tugas Ketua DKPP Muhammad yang merangkap sebagai anggota.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Harjono diangkat menjadi anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK). Dengan begitu, posisi anggota DKPP berkurang satu orang.
 
"Soal mekanisme sepenuhnya jadi hak prerogatif dari presiden," tutur Ida.
 
DKPP memutuskan mencopot Wahyu Setiawan dari jajaran petinggi KPU. Wahyu terbukti melanggar kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara Pemilu.
 
Dalam pertimbangan DKPP, Wahyu sebagai anggota KPU menunjukkan keberpihakan dan sikap partisan. Hal itu melanggar Pasal 6 ayat 2 huruf b prinsip mandiri juncto Pasal 8 huruf a, b, dan d Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif