Jalur Cikidang Terlarang bagi Bus

Dian Ihsan Siregar 10 September 2018 17:01 WIB
kecelakaan bus
Jalur Cikidang Terlarang bagi Bus
Bangkai bus bernomor polisi B 7025 SAG yang terjun ke jurang di Kampung Bantarselang, Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat. Foto: MI/Benny Bastiandy.
Jakarta: ‎Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto menekankan jalur Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat berbahaya bagi bus, khususnya bus pariwisata. Hal itu diungkap terkait kecelakaan bus berpelat B 7025 SAG yang merenggut nyawa 21 orang akhir pekan lalu.

‎‎"Kecelakaan bus di Sukabumi (Cikidang), itu jalan tidak direkomendasi untuk dilalui oleh bus. Itu bus tidak boleh atau tidak layak lewat jalan itu," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin, 10 September 2018.

Menurut dia, setiap sopir harus mencermati rute jalan yang bisa dilewati bus. Dengan begitu, tidak ada lagi kecelakaan yang banyak membuat orang meninggal dunia.


"Sebelum jalan, kendaraan juga layak jalan atau tidak, karena keselamatan bukan hanya untuk diri sendiri, tapi keselamatan untuk yang lainnya," jelas Setyo.

Suatu kecelakaan, lanjut dia, memang datang dari berbagai faktor, seperti kendaraan, sopir, jalan dan cuaca. Namun, faktor itu bisa diminimalisasi, ketika sopir teliti. 

Baca: Santunan ke Korban Kecelakaan Maut di Sukabumi Disalurkan

"Itu segala hal, berbagai faktor bisa terakumulasi mana yang paling dominan. Dan saya ikut prihatin terhadap keluarga korban. Saya harap tidak ada kejadian lagi, kita semua tidak ingin ada kejadian seperti itu," tutur dia.

Saat ini, dia menambahkan, kasus kecelakaan yang di Cikidang sedang diproses Kepala Korlantas Polri Irjen Refdi Andri. Bahkan, Kakorlantas terjun langsung ke lokasi kejadian demi mendapatkan bukti yang valid atas kejadian tersebut. 

"Pemilik kendaraan bisa dilibatkan, karena ikut bertanggung jawab, sudah beberapa tahun tidak diperiksa itu kendaraan. Dishub juga perlu ditanyakan tentang kelayakan jalan. Ketika kondisi kendaraan tidak layak, kenapa harus diberikan operasional," tegas jenderal berbintang dua ini.





(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id