Pelaksanaan swab antigen. Istimewa.
Pelaksanaan swab antigen. Istimewa.

Fasilitas Kesehatan Tak Mematuhi Tarif Baru Tes Terancam Ditutup

Nasional Virus Korona covid-19 pandemi covid-19 Syarat Naik Pesawat PCR Syarat Perjalanan Udara syarat tes PCR penerbangan Harga Tes PCR
Fachri Audhia Hafiez • 27 Oktober 2021 17:36
Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengultimatum fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) agar mengikuti tarif baru tes usap atau swab real time polymerase chain reaction (RT-PCR). Fasyankes yang tak patuh ketentuan itu akan dikenakan sanksi.
 
"Teguran secara lisan, teguran secara tertulis, sampai kepada sanksi misalnya penutupan laboratorium," kata Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir dalam konferensi pers, Rabu, 27 Oktober 2021.
 
Menurut Abdul, sanksi diberikan Dinas Kesehatan di masing-masing daerah. Keputusan sanksi merujuk pada unsur pelanggaran yang dilakukan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Abdul mendorong Dinas Kesehatan di daerah untuk mengawasi penerapan harga tes RT-PCR tersebut. Pengawasan optimal mesti dilakukan di sejumlah fasyankes.
 
"Bahwasanya pengawasan dan pembinaan dari pada rumah sakit, laboratorium, yang melakukan pemeriksaan PCR, itu diserahkan dinas kesehatan kabupaten atau kota," ucap Abdul.
 
Baca: Pemerintah Tetapkan Tarif Baru Tes PCR Jadi Rp275 Ribu
 
Kemenkes telah menetapkan tarif baru tes usap atau swab real RT-PCR. Batas tertinggi tarif tes RT-PCR menjadi Rp275 ribu untuk Pulau Jawa dan Bali. Sementara itu, Rp300 ribu untuk luar Pulau Jawa dan Bali.
 
Sebelumnya, tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR sebelumnya sebesar Rp495 ribu untuk pulau Jawa dan Bali. Sedangkan, harga di luar Pulau Jawa dan Bali Rp525 ribu.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif