Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Syafruddin. Dok. Istimewa
Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Syafruddin. Dok. Istimewa

Waketum Dewan Masjid Indonesia Pimpin FKPM Berkunjung ke Al-Azhar

Nasional pesantren Pendidikan Agama Dewan Masjid Indonesia
Juven Martua Sitompul • 29 November 2021 06:46
Kairo: Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Syafruddin berkunjung ke Al-Azhar, Mesir, sekaligus memimpin Forum Komunikasi Pesantren Muadalah (FKPM). Kunjungan Syafruddin ke Majma' Al-Buhust Al-Islamiyah (Pusat Riset keIslaman Al-Azhar) untuk mengajukan muadalah (penyetaraan) ijazah pesantren yang tergabung dalam FKPM dengan Al-Azhar.
 
Kedatangan Syafruddin diterima langsung Sekjen Al-Azhar Syekh Nadzir Ayyadh. Syafruddin mengatakan Muadalah pondok pesantren bukan hanya berlaku untuk Indonesia, tetapi seluruh dunia guna mengukur kemampuan para santri untuk melanjutkan pendidikan di Al-Azhar.
 
"Kita berharap santri mendapat lebih banyak kesempatan untuk belajar di Al-Azhar. Kelak para santri yang menjadi alumni Al-Azhar dalam menyebarkan ajaran Islam yang wastiyah di Indonesia, sehingga kiprah alumni Al-Azhar bisa dirasakan oleh rakyat Indonesia," kata Syafruddin dalam keterangan tertulis, Senin, 29 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Sekjen FKPM yang juga Pengasuh Pesantren Termas KH Luqman Al-Hakim Harist Dimyati menyebut ada sekitar 40-an pesantren dari unsur salafiyah maupun ashriyah yang mengajukan muadalah antara lain, Tremas, Manonjaya, Al-Ikhlas Taliwang, Darusaalam Bogor, Baitul Hidayah Bandung, Al-Mizan Banten, Darul Azhar Banten, Mawaridussalam Medan, Al-Amien Madura, Al-Amanah Al-Gontory Tangerang, Darul Quran Tangerang, Al-Ishlah Bondowoso, dan lain-lain.
 
Sebelumnya, sudah ada sembilan pesantren yang telah mendapatkan muadalah terlebih dahulu. Yakni, Darussalam Gontor, Darunnajah Jakarta, Tazakka Batang, Al-Ikhlas Kuningan, Amanatul Ummah Mojokerto, dan Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta.
 
Sekjen Al-Azhar Syekh Nadzir menyambut baik niat delegasi pimpinan pesantren tersebut. Menurut dia, hal ini merupakan salah satu bentuk kaderisasi dan investasi sumber daya manusia. Al-Azhar terus berkomitmen untuk menyiapkan ulama-ulama yang mumpuni di masa depan.
 
Baca: Akselerasi Inklusi Keuangan di Pondok Pesantren Dukung Pertumbuhan Ekonomi
 
Hal senada juga disampaikan Amal Fathullah Zarkasyi. Dia mengatakan Al-Azhar menjadi tujuan pendidikan kader-kader umat sejak zaman dahulu hingga sekarang. Dan kontribusi Al-Azhar bagi umat Islam dunia, khususnya Indonesia tak diragukan lagi.
 
Dalam kunjunganya ke Kairo, Syafruddin turut didampingi pimpinan Pondok Modern Gontor, KH Amal Fathullah Zarkasyi, Pengasuh Pondok Pesantren Termas, KH Luqman Haris Haris Dimyati, dan Ustaz Dasad Latif.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif