Kemenhub Diminta Menambah Pengawas Penerbangan

Dian Ihsan Siregar 02 November 2018 15:29 WIB
Lion Air Jatuh
Kemenhub Diminta Menambah Pengawas Penerbangan
Lion Air - AFP
Jakarta: Meningkatnya jumlah pesawat yang dimiliki maskapai di Indonesia seharusnya diimbangi dengan banyaknya tim pengawas. Ini penting supaya tidak ada lagi kecelakaan pesawat. 

"Tim pemantau atau inspektur penerbangan Kemenhub harus diperbanyak. Sekarang sepertinya belum, bayangkan saja‎ pesawat ditaruh di ujung dari jangkauan, ada tidak orang yang mengawasi dari Kemenhub?, ucap pengamat penerbangan Dudi Sudibyo saat berbincang dengan Medcom.id, Jumat, 2 November 2018.

Dudi menyebut pengawasan jangan hanya diserahkan pada operator. Pemerintah perlu terlibat. 


Dia yakin, ketika inspektur penerbangan banyak, maka bisa memantau setiap pesawat yang dimiliki maskapai. ‎"Pertumbuhan pesawat setiap tahunnya cukup banyak, jadi inspektur penerbangan harus ditambah. Jangan sampai tidak ditambah, maka akan terjadi yang tidak diinginkan," tutur dia.

(Baca juga: Menhub Tidak Gegabah Beri Sanksi Lion Air)

Maskapai, kata dia, juga harus taat setiap peraturan yang ada. Jika ini dijalankan, dia yakin, tidak ada masalah yang besar. 

"SOP (standar operasional prosedur) harus dijalankan. Itu paling penting, karena adanya aturan maka harus dijalankan dengan baik oleh pelaku penerbangan," tukas dia. 

Pesawat Lion Air PK-LQP jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat pada Senin, 29 Oktober 2018. Pesawat dengan rute JT610 tujuan Jakarta-Pangkal Pinang itu mengangkut 189 orang. 





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id