Sebanyak 150 rumah terbakar di Jalan Lebak Swadaya I, RT 12, RW 07, Kampung Bali, Matraman, Tebet, Jakarta Pusat, Rabu, 10 Juli. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.
Sebanyak 150 rumah terbakar di Jalan Lebak Swadaya I, RT 12, RW 07, Kampung Bali, Matraman, Tebet, Jakarta Pusat, Rabu, 10 Juli. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.

Kecamatan Tebet Bantu Pengurusan Berkas Penting Korban Kebakaran

Nasional kebakaran
Candra Yuri Nuralam • 11 Juli 2019 10:39
Jakarta: Kecamatan Tebet siap membantu korban kebakaran di Kampung Bali, Matraman, Tebet, Jakarta. Kecamatan Tebet tak akan mempersulit pengurusan berkas penting korban kebakaran.
 
"Semalam kita sudah mendata, berapa totalnya apa saja berkas yang terbakar, dari data itu langsung kita kirim ke Dukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil)," kata Sekretaris Kecamatan Tebet M. Fernando saat ditemui Medcom.id di Kantor Kecamatan Tebet, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Juli 2019.
 
Baca: Korban Kebakaran Minta Dibantu Pemulihan Surat

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kebakaran melanda pemukiman di Jalan Lebak Swadaya I, RT 12, RW 07, Kampung Bali, Matraman, Tebet, Jakarta Pusat, Rabu, 10 Juli. Sebanyak 150 rumah hangus dilalap api. Fernando berjanji tak akan mempersulit pengurusan berkas korban kebakaran.
 
Apalagi, masa libur sekolah hampir usai. Warga pun sibuk mengurus pendaftaran sekolah bagi anak mereka. Kecamatan Tebet akan memberikan surat sakti kepada warga yang membutuhkan dokumen sementara.
 
"Ada namanya PM-1 (PM satu), itu surat sementara. Nanti kan masyarakat kalo udah pakai itu bisa semuanya, nanti ditulis berkas mereka hangus. PM-1 ini berkas sementara," kata Fernando.
 
Tak butuh waktu lama menerbitkan surat PM-1. Petugas kecamatan akan mendata identitas dan berkas yang dibutuhkan korban kebakaran.
 
Fernando mengatakan pengurusan surat akta kelahiran, kartu tanda penduduk (KTP), dan sertifikat tanah, tak bisa dikebut. Butuh waktu menerbitkan surat tersebut.
 
"Kalau yang itu kan berjenjang jadi butuh waktu," kata dia.
 
Sekretaris Kecamatan Tebet itu menyarankan korban kebakaran mulai mengurus dokumen mereka. Karena butuh proses panjang menerbitkan dokumen pengganti.
 
Sebelumnya, warga korban kebakaran di Kampung Bali berharap pemerintah memberikan bantuan pemulihan surat berharga. Salah seorang korban, Tatang, kehilangan sejumlah surat penting karena kebakaran.
 
Tatang panik sehingga tak sempat menyelamatkan seluruh berkas penting.Surat tanah dan ijazah hangus terbakar api.
 
"Saya sebenarnya sudah bawa tas surat, tapi enggak semua. Saya panik, pas di cek tas yang sertifikat sama ijazah enggak ada," kata Tatang saat ditemui Medcom.id di Jalan Lebak Swadaya I, RT 12, RW 07, Kampung Bali, Matraman, Tebet.
 
Tatang mengaku surat tanah yang dimilikinya asli. Ia telah tinggal di rumah itu sejak kecil. "Dari tahun 70-an," ujarnya.
 
Baca: Lahan Permukiman Terbakar di Manggarai Milik KAI
 
Dia berharap pemerintah bergerak cepat membantu pemulihan surat-surat rumah. Apalagi, saat ini, masa libur sekolah hampir habis.
 
"Saya harap secepatnya. Sudah pada mau masuk sekolah kan soalnya," kata Tatang.

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif