Polisi memantau jembatan penghubung Kelurahan Angsau dan Kelurahan Pabahanan, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan terputus akibat banjir, Jumat (15/1) (ANTARA/Firman)
Polisi memantau jembatan penghubung Kelurahan Angsau dan Kelurahan Pabahanan, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan terputus akibat banjir, Jumat (15/1) (ANTARA/Firman)

Banjir Kalsel Meluas, Jokowi Perintahkan Segera Kirim Perahu Karet

Nasional banjir presiden jokowi bencana banjir kalimantan selatan bnpb BMKG
Rendy Renuki H • 15 Januari 2021 20:45
Jakarta: Kalimantan Selatan (Kalsel) dikepung banjir sejak Kamis, 14 Januari 2021. Banjir kian meluas dan merendam sejumlah kabupaten hari ini, Jumat 15 Januari 2021.
 
Beberapa lokasi yang terendam banjir yakni Kabupaten Banjarbaru, Banjar, Hulu Sungai Tengah, Tanah Laut, dan Kota Banjarmasin. Ketinggian air pun bervariasi, mulai 60 sentimeter hingga satu meter lebih.
 
Melihat hal itu, Presiden Joko Widodo memerintahkan segera mengirimkan bantuan. Ia mengatakan akan terlebih dahulu mengirimkan bantuan perahu karet untuk penanganan banjir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya tadi sudah menelepon Gubernur Kalimantan Selatan untuk mendapatkan laporan," kata Jokowi di Youtube Sekretariat Presiden.
 
"Saya juga telah memerintahkan kepala BNPB, Panglima TNI, dan Kapolri untuk secepatnya mengirim bantuan, terutama perahu karet yang sangat dibutuhkan dalam penanganan bencana banjir," sambungnya.
 
Ia juga meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi terjadinya bencana alam yang marak di awal 2021. Jokowi juga menyarankan masyarakat untuk memperhatikan peringatan dini bencana alam dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
 
"Sekali lagi saya mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dari bencana banjir, longsor, karena bulan ini terjadi peningkatan curah hujan yang cukup ekstrim. Perhatikan selalu peringatan dini dari BMKG, saya akan terus memantau perkembangan bencana di Tanah Air," lanjut Jokowi.
 
Data Pusat Pengendali Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB), setidaknya 21.990 jiwa terdampak banjir. Itu baru jumlah korban di Kabupaten Tanah Laut, yang juga merendam 6.346 rumah dan melumpuhkan akses transportasi.
 
"Sebanyak 6.661 KK yang terdiri atas 21.990 jiwa terdampak banjir. Saat ini mereka sedang mengungsi di 5 titik pengungsian dan masih dalam pendataan kami. Selain itu, 6.346 rumah terendam," kata Kabid Humas BNPB, Rita Rosita dalam keterangan resminya.
 
Banjir juga merendam Banjarmasin yang menjadi Ibu Kota Provinsi Kalsel. Rata-rata ketinggian banjir mencapai 50 sampai 60 sentimeter.
 
"Banyak sudah warga yang mengungsi, karena rumahnya terendam, banjir makin tinggi hari ini daripada kemarin," ujar Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin Herliansyah, melansir Antara.
 
(ACF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif