Operasi  Keselamatan Jaya 2020 di Jakarta, Rabu, 8 April 2020. Foto: Medcom.id/Cindy
Operasi Keselamatan Jaya 2020 di Jakarta, Rabu, 8 April 2020. Foto: Medcom.id/Cindy

Operasi Keselamatan Jaya Digelar Demi Cegah Covid-19

Nasional Virus Korona
Cindy • 08 April 2020 17:18
Jakarta: Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2020. Operasi ini dilaksanakan demi mencegah penyebaran virus korona (covid-19) saat pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
 
"Kegiatan dilaksanakan dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif di situasi pandemi virus Covid-19," kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes) Sambodo Purnomo Yogo dalam keterangan tertulis, Kamis, 8 April 2020.
 
Operasi Keselamatan Jaya digelar selama 14 hari mulai Senin, 6 April 2020, sampai Minggu, 19 April 2020. Operasi ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan menambah pengetahuan publik tentang pencegahan virus covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yogo mengatakan kegiatan preemtif meliputi sosialisasi pencegahan virus covid-19 dan PSBB. Selain itu, polisi memberikan bantuan sosial dari Ditlantas Polda Metro Jaya berupa sembako dan masker.
 
"Sasaran operasi adalah ojek online (ojol), pangkalan ojek, stasiun hingga terminal," ucap Yogo.
 
Sementara itu, kegiatan preventif meliputi pengaturan, penjagaan, patroli dan pengawalan angkutan sembako. Hal ini diharapkan mempermudah mobilitas pendistribusian sembako di tengah pandemi korona.
 
Operasi Keselamatan Jaya Digelar Demi Cegah Covid-19
 
Baca: Polisi Batasi Kapasitas Kendaraan Mudik
 
Sementara itu, jumlah pasien positif di seluruh Indonesia per Rabu, 8 April 2020, mencapai 2.956 orang dengan 218 di antaranya kasus baru. Sebanyak 222 pasien dinyatakan sembuh, sedangkan 240 orang meninggal akibat virus yang pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok, itu.
 
Pasien penyakit dengan gejala flu, demam, hingga sesak napas itu kebanyakan berada di DKI Jakarta. Data di situs corona.jakarta.go.id menyebutkan ada 1.552 pasien positif di Ibu Kota. Sebanyak 976 pasien dirawat, 357 isolasi mandiri, 75 telah sembuh, dan meninggal 144 orang.
 

(OGI)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif