Wakil Presiden Ma'ruf Amin meninjau pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) untuk korban gempa Lombok.  Antara Foto/Ahmad Subaidi.
Wakil Presiden Ma'ruf Amin meninjau pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) untuk korban gempa Lombok. Antara Foto/Ahmad Subaidi.

Ma'ruf Tinjau Rekonstruksi Bangunan Pascagempa NTB

Nasional Gempa Lombok
Indriyani Astuti, Media Indonesia • 20 Februari 2020 08:36
Jakarta: Wakil Presiden Ma'ruf Amin meninjau lokasi rekonstruksi bangunan pascagempa di Desa Gontoran Barat, Kota Mataram, Rabu, 19 Februari 2020. Ma'ruf didampingi istri, Wury Ma'ruf Amin menyapa dan berdialog dengan para korban gempa yang rumahnya telah diperbaiki.
 
"Saya melihat bahwa hampir seluruhnya, sebagian besar sudah terbangun," kata Ma'ruf dikutip dari rilis resmi Sekretaris Wakil Presiden.
 
Ma'ruf berharap masyarakat puas dengan rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan. Masyarakat diminta untuk tetap semangat berjuang membangun kehidupan yang lebih baik lagi pascamusibah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berdasarkan catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa bumi tektonik melanda Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 29 Juli 2018 dan 5 Agustus 2019. Bencana itu menimbulkan korban sebanyak 562 orang meninggal dunia, 1.886 orang luka-luka, dan 344.150 orang mengungsi.
 
Para korban tersebar di 7 Kabupaten/Kota meliputi Kota Mataram, Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Barat, Lombok Tengah, Sumbawa, dan Sumbawa Barat. Sebagai contoh, jumlah korban di Kota Mataram 9 orang meninggal dunia, 64 orang luka-luka, dan 18.894 orang mengungsi.
 
Ma'ruf Tinjau Rekonstruksi Bangunan Pascagempa NTB
Seorang perempuan melintas dekat rumah yang roboh akibat gempa di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Selong, Lombok Timur, NTB, Senin (18/3/2019). ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi.
 
Di tempat yang sama, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan ada lebih dari 226.000 unit rumah dengan kategori rusak berat, sedang, dan ringan yang perlu diperbaiki.
 
"Jadi ini bukan pekerjaan mudah, namun berkat kerjasama pemerintah pusat dan daerah, dibantu TNI dan Polri, serta para relawan, Alhamdulillah sampai hari ini sudah hampir 200 ribu unit rumah yang selesai dibangun," kata Doni.
 
Sisanya, kata Doni, akan dipercepat, meski ada hambatan yang disebabkan oleh pergantian personel di lapangan. Dia berjanji pekan depan akan ada penambahan 1.000 personel yang memiliki kemampuan konstruksi.
 
"Mudah-mudahan minggu depan akan ada penambahan jumlah, sama seperti yang dikirimkan Panglima TNI sebelumnya," tegasnya.
 

(JMS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif