NEWSTICKER
Petugas PMI Indramayu, Jawa Barat, menunjukkan stok darah kian menipis. ANTARA Foto/Dedhez Anggara
Petugas PMI Indramayu, Jawa Barat, menunjukkan stok darah kian menipis. ANTARA Foto/Dedhez Anggara

Pandemi Korona Menyerang, Stok Darah Berkurang

Nasional Virus Korona virus corona
Sri Yanti Nainggolan • 24 Maret 2020 11:56
Jakarta: Jumlah pendonor darah berkurang siginifikan sejak pandemi virus korona covid-19 masuk Indonesia. Stok darah yang ada di Palang Merah Indonesia terus berkurang.
 
"Kalau di DKI berkurang 20-40 persen," ujar Humas Unit Donor Darah PMI Pusat Lilis Widjaya saat dihubungi, Selasa, 24 Maret 2020.
 
Biasanya, jumlah pendonor per hari mencapai seribu orang. Pendonor yang datang ke PMI sejak wabah virus korona terjadi hanya 600-700 orang. Penurunan pendonor dan stok ini terjadi di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan daerah terdampak virus korona.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Imbauan menjaga jarak (social distancing) dan bekerja dari rumah sudah diterapkan banyak kantor. Kebijakan ini sedikit banyak memengaruhi stok darah yang ada,
 
"Karena banyak yang membatalkan kegiatan donor darah, misalnya dari perkantoran. Jadi berpengaruh," jelas dia.
 
Namun, Lilis memastikan tak ada penutupan unit donor darah. Warga tetap bisa datang untuk mendonorkan darah seperti biasa.
 
Baca: Stok Darah A dan O di Jepara Menipis
 
Pandemi Korona Menyerang, Stok Darah Berkurang
Kurangnya pasokan darah tersebut karena minimnya pendonor dari rata-rata sehari sebanyak 450 pendonor (450 kantong darah) menjadi sekitar 140 pendonor. Antara Foto/Moch Asim

 
Sebelumnya, PMI Indramayu, Jawa Barat, menyatakan stok darah kian menipis. Menipisnya stok darah akibat minimnya pendonor karena pemberlakuan kebijakan pembatasan sosial (social distancing) guna mengantisipasi penyebaran virus korona (covid-19).
 
Hal serupa terjadi di Surabaya. PMI Surabaya kekurangan pasokan darah hingga 60 persen menyusul ada pembatasan kegiatan sosial untuk pencegahan penyebaran Covid-19. Kurangnya pasokan darah tersebut karena minimnya pendonor dari rata-rata sehari sebanyak 450 pendonor (450 kantong darah) menjadi sekitar 140 pendonor.
 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif