Vaksin covid-19 dari Sinovac dinyatakan manjur 78 persen. Foto: AFP
Vaksin covid-19 dari Sinovac dinyatakan manjur 78 persen. Foto: AFP

Fatwa Halal Vaksin Covid-19 Menunggu Izin Penggunaan Darurat

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 vaksin covid-19
Theofilus Ifan Sucipto • 08 Januari 2021 17:28
Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berjanji segera menginformasikan penerbitan izin penggunaan darurat atau use emergency authorization (EUA) vaksin covid-19 pada Majelis Ulama Indonesia (MUI). Penerbitan izin penting agar MUI bisa segera mengeluarkan fatwa halal.
 
"Sehingga sertifikasi atau fatwa halal bisa dikeluarkan dalam waktu tidak terlalu lama," kata Kepala BPOM Penny K Lukito dalam telekonferensi di Jakarta, Jumat, 8 Januari 2021.
 
Penny mengatakan BPOM dan MUI rutin berkoordinasi meski tugas utamanya berbeda. BPOM mengawasi khasiat, keamanan, dan mutu vaksin. Sementara MUI berwenang mengeluarkan fatwa halal vaksin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satu bentuk koordinasinya, yakni meninjau langsung pabrik vaksin covid-19 Sinovac di Beijing, Tiongkok. BPOM ikut memastikan vaksin tersebut tak mengandung atau menggunakan bahan yang tidak halal.
 
"Jadi sudah berproses dan kami komunikasi secepatnya dengan memberi EUA," papar Penny.
 
Baca: Penerbitan Izin Penggunaan Darurat Vaksin Covid-19 Hampir Final
 
Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) hari ini menggelar sidang pleno membahas penetapan fatwa vaksin covid-19. Penetapan akan dilakukan setelah sejumlah kajian.
 
Sidang digelar di kantor MUI Menteng, Jakarta Pusat. Sidang dilaksanakan secara tatap muka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif