Ilustrasi/Medcom.id.
Ilustrasi/Medcom.id.

Polisi Diminta Bongkar Sindikat Skimming Ramyadjie Priambodo

Nasional pencurian
21 Maret 2019 09:12
Jakarta: Penyidik Polda Metro Jaya diminta untuk mengusut tuntas kasus pembobolan anjungan tunai mandiri (ATM) yang diduga dilakukan oleh kerabat jauh Prabowo Subianto, Ramyadjie Priambodo.
 
“Itu jelas kejahatan, jelas kriminal ya harus diusut tuntas siapa pun pelakunya, siapa jaringannya. Diproses saja secara benar, tuntas dan dalam,” kata Ahli Hukum Pidana, Abdul Fickar Hadjar, Kamis, 21 Maret 2019.
 
Menurut Fickar, pembobolan ATM itu tidak bisa dilakukan dengan sendiri, tapi ada jaringan. Karena, pelaku mendapatkan nomor ATM, pasword dan lainnya itu diduga dari pedagang-pedagang yang pembayarannya pakai ATM itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Mungkin juga kasirnya ada yang jahil, jahat kemudian direkam dan diskimming untuk dipakai jaringan ini. Karena itu sangat mungkin tidak melulu ATM di bank-bank Indonesia, bahkan ada juga kartu kredit di luar negeri yang bisa dimanfaatkan,” ujar Fickar.
 
Baca:Ramyadjie Priambodo Terancam 5 Tahun Bui
 
Di samping itu sambung Fickar akibat kejahatan pembobolan ATM ini dapat mengganggu perbankan nasional.
 
“Karena skimming itu juga bisa kelalaian pemilik ATM, dia percaya saja kepada pedagang kemudian dikasih kartunya yang cash yang bisa pembayaran langsung. Jadi, menurut saya tidak ada sistem yang dirusak,” jelas dia.
 
Baca:Kerabat Prabowo Bobol ATM, 10 Saksi Diperiksa
 
Sebelumnya, polisi menerima laporan tindak pidana skimming pada 11 Februari 2019. Polisi bekerja cepat dan menangkap Ramyadjie pada 26 Februari 2019. "Sudah ditahan sejak 26 Februari 2019 sampai sekarang," imbuh Argo.
 
Argo menyebut Ramyadjie melakukan aksinya seorang diri. Polisi belum menemukan pelaku lain. "Hanya RP," ujar Argo.
 
Ramyadjie Priambodo, membawa satu buah mesin ATM ke apartemen di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Ini diketahui saat polisi menggeledah apartemen Ramyadjie. Polisi juga menyita uang Rp300 juta dari apartemen RP. Ramyadjie juga diketahui sudah melakukan skimming sebanyak 50 kali.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif