TNI Kekurangan Rumah Dinas
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Foto: M Sholahadhin Azhar/Medcom.id
Jakarta: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengaku kekurangan rumah dinas untuk prajuritnya. Saat ini, rumah yang tersedia tak setara dengan jumlah prajurit TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angakatan Udara.

"Total prajurit tiga matra itu 470.000 orang, dan rumah dinas belum mencukupi," ujar Hadi di Mako Koarmada I, Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Kamis, 29 November 2018.

Dia pun berterima kasih atas Company Social Responsibility (CSR) dari Bank Central Asia (BCA), yang merehabilitasi ratusan rumah dinas TNI. Setidaknya, kata Hadi, CSR dari BCA bisa menjadikan rumah dinas tempat yang layak bagi prajurit. Sebab, selama ini banyak prajurit yang tinggal di indekos lantaran rumahnya rusak. 


Hadi mengklaim anggaran TNI untuk perawatan rumah dinas sangat minim, sehingga membutuhkan kerja sama dengan swasta. "Saya mengucapkan banyak terima kasih karena banyak bantuan untuk rumah dinas," imbuh Hadi.

Perbaikan ini, kata Hadi, secara tidak langsung juga mencegah masalah sosial. Menurut dia, ada potensi permasalahan, ketika prajurit sedang berdinas dan tinggal di rumah sewa.

"Meninggalkan istri, dinas, tinggal di indekos. Lalu belanja di pasar, dan kenal dengan anaknya tukang pecel, seperti itulah (masalah sosial)," ujar Hadi.

Potensi prajurit melakukan tindakan kriminal pun sangat besar saat mereka tinggal di rumah sewa. Misalnya ketika ada kartel narkoba yang menyambangi prajurit, dan mengajak mereka bekerja sama.

"Akhirnya mereka kena masalah hukum," sebut Hadi.

Presiden Direktur Bank Central Asia (BCA) Tjahja Setia Atmadja mengatakan pihaknya memang serius ingin membantu TNI. Terutama dalam menyediakan rumah dinas yang layak. Sebab sejauh ini para prajurit telah banyak berjasa pada negara.

"Kita mau mendukung kesejahteraan prajuit melalui pembangunannya mess. Kalau nyaman, ya mereka bertugas juga tenang," sebut Tjahja.

Ada lima tahap pembangunan dan rehabilitasi rumah dinas oleh BCA. Total, Rp69 miliar digelontorkan dalam CSR tersebut. 



(AZF)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id