Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)

Seluruh Polda Antisipasi Kriminalitas di Malam Pergantian Tahun

Nasional natal dan tahun baru
Dian Ihsan Siregar • 29 Desember 2018 19:58
Jakarta: Setiap kepolisian daerah (Polda) dipastikan memiliki rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan saat malam pergantian tahun ke 2019. Antisipasi aksi kriminalitas selama malam tahun baru juga jadi perhatian khusus polisi.
 
"‎Pastinya rekayasa lalu lintas agar menjauhi potensi kerawanan macet dan tingkat kriminalitas," kata Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada Medcom.id‎, Sabtu, 29 Desember 2018.
 
Rekayasa lalu lintas, kata dia, penting dilakukan di daerah-daerah yang jumlah masyarakatnya banyak. Perlu ide atau analisa, agar malam pergantian tahun baru berjalan dengan baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Makanya perlu ekstra pemikiran, kalau Polda yang punya banyak masyarakatnya banyak, khususnya daerah yang menjadi tempat tujuan wisata," ucap dia.
 
Menurut Dedi, pengamanan tahun baru masuk dalam Operasi Lilin 2018 yang digelar 22 Desember 2018 sampai 2 Januari 2019. ‎Setidaknya ada 80 ribu aparat keamanan yang dikerahkan untuk menyambut malam pergantian tahun baru 2019.
 
(Baca: Polri Klaim Perayaan Natal Berlangsung Kondusif)
 
80 ribu aparat keamanan itu antara lain, sebanyak 50 ribu personel gabungan polisi dan TNI, sedangkan 30 ribu sisanya anggota Satpol PP, Dishum, dan Dinas Pemadam Kebakaran. ‎"Harapannya, masyarakat juga bisa membantu pihak keamanan," ujar dia.
 
Sebelumnya, sebanyak 1.904 lokasi di seluruh Indonesia menjadi fokus pengawasan polisi saat malam pergantian tahun ke 2019. Semua lokasi itu terdiri dari objek wisata, hotel, pantai, terminal, bandar udara (bandara), stasiun dan sebagainya.
 
Kepolisian juga akan mengamankan jalur darat sepanjang Jakarta sampai dengan Surabaya. Lalu, penjagaan juga difokuskan ke Jakarta hingga Lampung.
 

(JMS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi