Peserta Kirab Pemuda Diminta Sebarkan Semangat Toleransi

15 November 2018 23:54 WIB
Kirab Pemuda
Peserta Kirab Pemuda Diminta Sebarkan Semangat Toleransi
Peserta Kirab Pemuda 2018. Foto: Istimewa
Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Imam Nahrawi berpesan agar seluruh peserta Kirab Pemuda 2018 aktif menyebarkan virus Bhinneka Tunggal Ika di daerah masing-masing. Pemuda diminta memberi teladan dalam menumbuhkan jiwa toleransi.

"Setelah kalian pulang ke rumah masing-masing, silakan sebarkan virus Bhinneka Tunggal Ika, virus merah putih, dan virus NKRI ke semua orang," kata Imam Nahrowi saat acara puncak Kirab Pemuda 2018 di GOR Atletik Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis, 15 November 2018.

Menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa ini juga menekankan pemuda Indonesia untuk terus bermimpi menjadi pemimpin hebat negeri di masa depan. "Kalian harus menjadi pemimpin pemuda di daerah kalian masing-masing dan bermimpi untuk memimpin negeri ini," ucapnya memotivasi.


Yang tak kalah pentingnya  lanjut Imam, pemuda Indonesia, khususnya peserta Kirab Pemuda 2018 yang baru saja selesai mengelilingi 34 provinsi selama 73 hari ini untuk terus mengawal tegaknya NKRI.

"Kalian harus terus mengawal negeri ini sampai kapan pun, seperti yang kita lihat hari ini. Semoga apa yang kita lakukan ini menjadi sejarah untuk 90 tahun yang akan datang, yang akan dirasakan generasi setelah kita," kata Imam.

Di sela acara itu, Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) menganugerahkan plakat pemecahan rekor Indonesia kepada Imam Nahrowi. Plakat diberikan atas pecahnya rekor untuk kategori congklak terbesar dengan material kardus terbesar di dunia.

Imam menjelaskan Kirab Pemuda merupakan napak tilas yang bertujuan meningkatkan persatuan dan patriotisme pemuda. Sehingga, pemuda bisa memahami makna Bhinneka Tunggal Ika. 

Selain itu, generasi muda juga bisa mempromosikan budaya dari seluruh masyarakat di penjuru tanah air. Imam yakin peserta kirab sangat memahami budaya masyarakat setempat yang mereka singgahi. 

"Mereka bermalam di homestay, rumah penduduk agar lebih kuat lagi rasa persaudaraan dan kita belajar menjadi calon bapak atau ibu rumah tangga," jelas Imam

Peserta kirab merupakan perwakilan pemuda dari 34 provinsi di Indonesia. Peserta dipisah menjadi dua kelompok. Masing-masing kelompok mengikuti dua zona yang sudah ditentukan. Zona I berangkat dari Sabang dan Zona II dari Merauke.

Para peserta mengelilingi  Indonesia selama 73 hari. Kedua kelompok Kirab Pemuda 2018 tersebut bertemu hari ini di acara puncak yang berlangsung di GOR Atletik Rawamangun, Jakarta Timur.



(UWA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id