Suasana audiensi Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa dan pemerintah provinsi Lampung. Foto: Dispenad.
Suasana audiensi Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa dan pemerintah provinsi Lampung. Foto: Dispenad.

TNI AD-Pemda Lampung Bahas Wacana Komersialisasi Lanunad Gatot Subroto

Nasional transportasi
Faisal Abdalla • 16 Januari 2019 04:04
Jakarta:Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa merespons positif aspirasi masyarakat agar Pangkalan Udara Angkatan Darat (Lanudad) Gatot Subroto di Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, melayani penerbangan komersil.
 
"Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa telah menerima audiensi Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo dan Bupati Way Kanan H. Raden Adipati Surya dalam rangka membahas tindak lanjut percepatan Lanudad Gatot Subroto, agar bisa dipergunakan sebagai Bandara komersil," kata Kepala Dinas Penerangan (Kadispenad) TNI AD Brigjen TNI Candra Wijaya di Jakarta, Selasa, 15 Januari 2019.
 
Lanudad Gatot Subroto di Kecamatan Way Tuba merupakan salah satu pangkalan udara milik TNI AD yang berada dibawah Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad). Saat ini Lanudad Gatot Subroto hanya digunakan untuk kepentingan TNI AD.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada November 2018, TNI AD telah menyetujui permintaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Way Kanan tentang pemanfaatan Bandara milik TNI AD sebagai Bandara komersil. Kasad saat itu, Jenderal TNI Mulyono menyetujui dengan catatan fungsi utamanya tetap sebagai Bandara Angkatan Darat.
 
TNI AD juga meminta Pemkab Way Kanan dan Pemprov Lampung untuk menjaga dan merawat bandara jika sudah mulai dipergunakan menerima penerbangan komersil nanti.
 
Candra mengatakan Lanudad Gatot Subroto bisa membuka konektivitas di daerah-daerah terpencil, terutama bagi Kabupaten Way Kanan.
 
“Ini akan sangat membantu 2.876 jiwa yaitu masyarakat di dua provinsi tersebut, dan terutama di tujuh Kabupaten yaitu Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Barat dan Pesisir Barat, OKU Timur, OKU Selatan dan OKU Induk. Tentu ini akan menjadi sejarah tersendiri,” katanya.
 
Candra mengatakan Kasad serius menindaklanjuti wacana ini. Rencananya, TNI AD bersama pihak terkait akan kembali membahas wacana ini minggu depan.
 
"Kita kumpul kembali untuk membahas apa saja yang bisa dilakukan oleh masing-masing pihak dan diharapkan sudah ada rencana waktu, kapan bisa dioperasikan,” pungkasnya.

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif