BMKG: Cuaca Sepanjang Rute Penerbangan Lion Air Terpantau Baik

Al Abrar 29 Oktober 2018 18:45 WIB
Lion Air Jatuh
BMKG: Cuaca Sepanjang Rute Penerbangan Lion Air Terpantau Baik
Ilustrasi Lion Air. (Foto: MI/Sumaryanto)
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan kondisi cuaca sepanjang rute penerbangan Pesawat Lion JT 160 yang hilang kontak dan jatuh ke laut terpantau baik.

"Memang berawan, namun tidak ada awan jenis cumulonimbus (Cb). Kalaupun terdeteksi kami pasti akan memberikan peringatan," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Senin, 29 Oktober 2018.

Dia menjelaskan, menjelang lepas landas tidak terindikasi adanya kondisi cuaca yang signifikan. Saat itu, arah angin bervariasi Selatan - Barat dengan kecepatan yang relatif lemah.


Baca, Basarnas: Kecil Kemungkinan Ada Korban Selamat

Awan-awan yang tumbuh di sekitar lokasi kejadian pada umumnya adalah awan cumulus, bukan awan Cb yang membahayakan bagi penerbangan. Dari rentang waktu antara lepas landas hingga pesawat hilang kontak, kata Dwikorita, diperkirakan pesawat masih berada dibawah ketinggian 10.000 kaki diatas permukaan laut.

Sebelum pesawat terbang, BMKG menginformasikan kondisi prakiraan cuaca lengkap berdasarkan citra satelit, citra radar maupun pengamatan cuaca bandara setempat menggunakan Automatic Weather Observation System (AWOS).

Informasi tersebut berisi arah angin dan kecepatannya, jarak pandang, suhu, tekanan, dan lain sebagainya. Informasi cuaca yang diberikan meliputi informasi cuaca bandara keberangkatan, cuaca bandara tujuan dan cuaca sepanjang rute penerbangan.

Pesawat Lion Air JT 610 dengan register pesawat PK L QP Type boing 738 Max rute Jakarta-Pangkalpinang dilaporkan jatuh setelah sebelumnya dilaporkan hilang kontak sejak lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 06.10 WIB. Pesawat tersebut dijadwalkan mendarat di Pangkalpinang pada pukul 07.10 WIB.

Dalam kesempatan tersebut, Dwikorita juga menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban penumpang dan seluruh kru pesawat Lion JT 160. 

“Atas nama BMKG, saya menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah ini. Semoga seluruh korban dapat segera ditemukan. Bagi keluarga, semoga Allah memberikan ketabahan dan ketegaran,” tuturnya. 

Seperti diketahui, Pesawat Lion Air JT 160 dengan register pesawat PK L QP Type boing 738 Max rute Jakarta-Pangkalpinang dilaporkan jatuh setelah sebelumnya dilaporkan hilang kontak sejak lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 06.10 WIB. 

Pesawat tersebut dijadwalkan mendarat di Pangkal Pinang pada pukul 07.10 WIB. Badan SAR Nasional (Basarnas) menginformasikan pesawat tersebut jatuh di Perairan Tanjung Kabupaten Karawang, Jawa Barat.





(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id