Mensos Serahkan Draf Revisi UU Lansia
Mensos Idrus Marham menghadiri HLUN di Yogyakarta/Medcom.id/Fauzan Hilal
Yogyakarta: Menteri Sosial Idrus Marham menyerahkan draf perubahan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia kepada Ketua Komisi VIII Ali Taher. Revisi itu merupakan upaya menghadirkan dunia yang layak bagi semua lansia.

Perubahan UU bertujuan menyesuaikan dengan perkembangan permasalahan lanjut usia dan perkembangan kebijakan lansia secara nasional maupun global. Idrus berharap RUU segera masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas).

"Dalam draf ini, dituangkan berbagai upaya meningkatkan perlindungan dan pemberdayaan lansia, upaya untuk pemenuhan hak-hak lansia, peninjauan batasan usia lansia, dan mengoptimalkan peran lembaga masyarakat yang independen agar dapat berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan lanjut usia," kata Idrus saat acara puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) di Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) 474, Sleman, Yogyakarta, Kamis, 5 Juli 2018.


Baca: Kemensos Tekankan Pentingnya Peran Lansia

Idrus mengatakan dalam draf RUU yang baru lansia ditempatkan pada posisi lebih kuat dalam kehidupan berbangsa. Lansia akan diposisikan sebagai penyangga pembangunan, pengawas nilai budaya bangsa, dantetap menjadi inspirator serta motivator generasi muda.

Dalam draf, pendekatan untuk lansia tidak lagi dalam bentuk bantuan, tapi lebih spesifik, seperti bagaimana para lansia bisa tetap mendapatkan peranan sesuai kemampuan masing-masing.

Salah satu yang dimasukkan dalam draf RUU itu juga tentang definisi lanjut usia. Tetap memakai batasan umur di atas 60 tahun seperti yang saat ini atau diubah.



(OJE)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id