Ilustrasi penumpang di Bandara Soekarno-Hatta. Foto: Medcom.id/Hendrik
Ilustrasi penumpang di Bandara Soekarno-Hatta. Foto: Medcom.id/Hendrik

Alasan Pemerintah Baru Larang Orang Asing Masuk Indonesia

Nasional WNA Virus Korona Kemenkumham covid-19 pandemi covid-19 ppkm PPKM Darurat
Cindy • 22 Juli 2021 14:01
Jakarta: Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melarang orang asing masuk ke Indonesia selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan Level 4. Aturan ini berlaku mulai kemarin, 21 Juli 2021. 
 
Menkumham Yasonna Laoly mengungkapkan alasan pemerintah Indonesia baru sekarang melarang masuknya orang asing. Menurutnya, pemerintah mendengarkan aspirasi masyarakat dan melakukan evaluasi.
 
"Sekarang ini kita evaluasi kembali dan ada masukan-masukan dari masyarakat, kita sekarang mengambil pengetatan yang lebih ketat," kata Yasonna di Jakarta, Rabu, 21 Juli 2021. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tenaga asing baik yang masuk proyek strategis nasional maupun proyek lainnya tidak diperkenankan masuk. Hal ini tertuang dalam Peraturan Menkumham (Permenkumham) Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pembatasan Orang Asing Masuk ke Wilayah Indonesia dalam Masa PPKM Darurat. 
 
Baca: 5 Kategori Orang Asing Boleh Masuk Indonesia
 
Perluasan pembatasan orang asing masuk ke Indonesia dilakukan dalam rangka menekan penyebaran covid-19. Pemerintah memebri masa transisi dua hari terkait pemberlakuan kebijakan baru ini.
 
"Mengapa transisi dua hari? Karena baru hari ini (21 Juli) kita umumkan. Tentunya tidak fair ada orang sedang proses terbang, tidak mungkin langsung kita deportasi," jelas Yasonna. 
 
Meski begitu, ada lima kategori orang asing yang masih boleh menginjakkan kaki di Tanah Air. Pertama, pemegang visa diplomatik dan visa dinas. 
 
Kedua, pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas. Selanjutnya, pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap. 
 
Kemudian, orang asing dengan tujuan kesehatan dan kemanusiaan seperti dokter penanganan covid-19. Terakhir, awak alat angkut yang datang dengan alat angkutnya baik darat, udara, maupun laut.
 
Orang asing dengan kategori tersebut tetap membutuhkan rekomendasi dari kementerian/lembaga terkait serta memenuhi ketentuan protokol kesehatan. Misalnya, hasil tes negatif PCR, kartu vaksinasi, dan melakukan karantina. 
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif