Ilustrasi kekeringan akibat kemarau. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi kekeringan akibat kemarau. Medcom.id/M Rizal

BNPB Antisipasi Dampak Kemarau di Sejumlah Wilayah

Nasional kemarau dan kekeringan
Media Indonesia • 03 Agustus 2020 19:57
Jakarta: Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) menggulirkan beragam program yang melibatkan masyarakat sejak 2016. Program ini mengantisipasi kekeringan akibat kemarau yang kerap terjadi di sejumlah daerah.
 
"BNPB melalui program pencegahannya bekerja sama dengan multipihak, telah melakukan aktivitas gerakan sekolah sungai, sekolah gunung, dan sekolah laut," kata Deputi Bidang Pencegahan BNPB Lilik Kurniawan kepada Media Indonesia, Senin, 3 Agustus 2020.
 
Program ini mengajak masyarakat di daerah rawan kekeringan, banjir, dan longsor berinovasi menghadapi bencana. Contohnya, sistem panen air hujan yang mulai banyak dikembangkan komunitas di berbagai daerah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tidak hanya mengantisipasi kekeringan, program ini juga berupaya mengantisipasi bencana lain seperti banjir, tsunami, serta kebakaran hutan dan lahan. Gerakan ini telah dilakukan secara masif di lebih dari 200 kabupaten/kota.
 
"Gerakan panen air hujan merupakan salah satu bagian penting dalam menghadapi musim kemarau. Dibantu oleh para akademisi, peneliti, dan praktisi lingkungan," terang dia.
 
Peta risiko bencana kekeringan yang disusun oleh BNPB telah mencakup 34 provinsi dan dapat diakses melalui laman Inarisk. Khusus pemetaan wilayah jangkauan air bersih berada di bawah kewenangan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
 
"Namun, untuk “kekeringan sosial” dalam arti kebutuhan air untuk urban/perumahan, dilakukan oleh PDAM," kata dia.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif