NEWSTICKER
Direktur Medik, Keperawatan, dan Penunjang RSPI Dyani Kusumowardhani (kanan) memberikan keterangan pers di kantornya, Jalan Sunter Permai Raya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa, 17 Maret 2020. Foto: Medcom.id/Yurike Budiman
Direktur Medik, Keperawatan, dan Penunjang RSPI Dyani Kusumowardhani (kanan) memberikan keterangan pers di kantornya, Jalan Sunter Permai Raya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa, 17 Maret 2020. Foto: Medcom.id/Yurike Budiman

RSPI Buka Tambahan Ruangan Isolasi Besok

Nasional Virus Korona
Yurike Budiman • 17 Maret 2020 19:23
Jakarta: Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso segera menambah fasilitas isolasi. Prasarana ini bakal dipakai untuk menangani pasien terduga maupun positif mengidap virus korona (covid-19).
 
"Insyaallah besok sudah bisa ada tambahan ruangan untuk pasien-pasien lainnya," kata Direktur Medik, Keperawatan, dan Penunjang RSPI Dyani Kusumowardhani di kantornya, Jalan Sunter Permai Raya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa, 17 Maret 2020.
 
Menurut dia, RSPI juga akan menambah 15 tempat tidur untuk pasien virus korona. Kasur ini akan ditempatkan di ruangan isolasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Soal perluasan masih dalam proses persiapan," tambah Dyani.
 
Sementara itu, Direktur Utama RSPI Mohammad Syahril menyebut tambahan 15 tempat tidur ini bagian dari penyediaan 90 kasur bagi pasien virus korona. RSPI bakal fokus merawat pasien dalam pengawasan (PDP) maupun terjangkit virus korona.
 
Sejak Senin, 16 Maret 2020, RSPI sudah tidak menerima pasien rawat inap untuk penyakit lain. Namun, rumah sakit ini masih melayani pasien rawat jalan.
 
"Karena rawat jalan adalah zona yang bebas, tidak infeksius," kata Syahril, Senin, 16 Maret 2020.
 
RSPI Buka Tambahan Ruangan Isolasi Besok
Grafis Medcom.id
 
Baca: RSPI Tambah 15 Tempat Tidur untuk Pasien Korona
 
Sementara itu, total pasien positif korona di Indonesia per hari ini mencapai 172 orang. Ada penambahan 38 pasien baru dari sebelumnya hanya 134 pada Senin, 16 Maret 2020.
 
Juru bicara pemerintah untuk penanganan kasus korona Achmad Yurianto menjelaskan pasien positif korona tersebar di sejumlah daerah. Namun, pasien kebanyakan berasal dari DKI Jakarta.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif