Penyaluran bansos kepada warga Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 11 Mei 2020. Foto: Medcom.id/Christian
Penyaluran bansos kepada warga Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 11 Mei 2020. Foto: Medcom.id/Christian

Survei: 49 Persen Warga Sebut Bansos Tak Capai Sasaran

Nasional Virus Korona
Nur Azizah • 15 Mei 2020 08:56
Jakarta: Masyarakat menilai bantuan sosial (bansos) dari pemerintah untuk penanggulangan dampak pandemi virus korona (covid-19) belum efektif. Sebanyak 49 persen masyarakat menyatakan bansos belum mencapai sasaran. Hanya 37 persen warga yang menilai bansos sudah mencapai sasaran.
 
Temuan itu disampaikan Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Sirojudin Abbas dalam survei 'Wabah Covid-19: Efektivitas Bantuan Sosial'. Survei opini publik itu dilakukan melalui telepon pada 5-6 Mei 2020 dengan melibatkan 1.235 responden dengan margin of error 2,9 persen.
 
“Ini mengkhawatirkan, mengingat besarnya dana yang dikucurkan pemerintah hanya akan berarti bila bisa menjangkau masyarakat yang membutuhkan dalam kondisi ekonomi yang sangat memprihatinkan," kata Abbas dalam keterangan tertulis di Jakarta Pusat, Jumat, 15 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berdasarkan penelitian ini, bantuan dianggap tidak tepat sasaran karena 60 persen responden melihat ada warga lain yang berhak, tetapi belum menerima bantuan. Bansos diberikan kepada yang tidak berhak mencapai 29 persen.
 
Warga yang layak menerima bansos yakni 34 persen. Mereka berada di bawah garis kemiskinan (9,41 persen) hingga yang berada sedikit di atas garis kemiskinan sebanyak (24.97 persen) merujuk pada data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Badan Pusat Statistik (BPS) 2019.
 
Menurut temuan penelitian SMRC, baru 21 persen warga yang menyatakan sudah menerima bansos. Berarti masih ada 13 persen yang belum menerima atau sekitar 35 juta orang dari populasi nasional 2020 yang diproyeksikan 271 juta jiwa.
 
“Kalau kita bandingkan data tersebut, bisa disimpulkan masih ada 13 persen warga yang mendesak dibantu tapi belum menerima bantuan,” ujar Abas.
 
Survei: 49 Persen Warga Sebut Bansos Tak Capai Sasaran
 
Baca: DPRD DKI Tagih Data Penerima Bansos Tahap Dua
 
Bantuan yang diberikan pun bisa tidak sepenuhnya diperoleh. Sebanyak 55 persen warga yang sudah menerima bansos menyatakan hanya menerima sembako saja. Yang menyatakan menerima dana Program Keluarga Harapan (PKH) saja 16,6 persen; yang menyatakan menerima sembako dan PKH saja 11,8 persen; yang menyatakan menerima sembako dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) saja 10,3 persen; dan yang menyatakan BLT saja 5,2 persen.
 
Sebanyak 87 persen warga yang sudah mendapat bantuan menyatakan bantuan tersebut hanya cukup untuk dua minggu atau kurang. Mayoritas warga (74 persen) juga belum tahu bagaimana mendaftar agar dapat bantuan. Terkait proses penyebaran bantuan, mayoritas warga (62 persen) berharap petugas datang ke warga yang berhak untuk mendaftarkan mereka.
 
Menurut Abas, bantuan pemerintah ini sangat dibutuhkan mengingat mayoritas warga secara nasional menyatakan kondisi ekonomi rumah tangga mereka memburuk. Jauh lebih banyak yang menyatakan sekarang lebih buruk dibandingkan yang menyatakan lebih baik.
 
Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini.
 

(OGI)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif