Foto udara kendaraan melintasi kawasan terdampak banjir di Pinggiran Sungai Bengkulu, Bengkulu, Sabtu, 27 April 2019. Antara/David Muharmansyah
Foto udara kendaraan melintasi kawasan terdampak banjir di Pinggiran Sungai Bengkulu, Bengkulu, Sabtu, 27 April 2019. Antara/David Muharmansyah

Banjir Bengkulu Telan 30 Korban Jiwa

Nasional bencana banjir
Theofilus Ifan Sucipto • 02 Mei 2019 02:44
Jakarta: Korban bencana banjir dan longsor di Provinsi Bengkulu terus bertambah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu terus melakukan upaya penanganan darurat.
 
"Hingga Rabu, 1 Mei 2019 pukul 16.00 WIB, 30 orang dinyatakan meninggal dunia dan enam lainnya hilang," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis, Rabu 1 Mei 2019.
 
Sutopo mengatakan korban meninggal dunia tertinggi teridentifikasi dari Kabupaten Bengkulu Tengah dengan jumlah 24 orang, sedangkan Kota Bengkulu 3 orang dan Kepahiang 3. Tim SAR gabungan yang dikoordinir oleh badan nasional pencariang dan pertolongan nasional (Basarnas) memfokuskan pencarian korban hilang di Desa Talang Boseng, Susup dan Kelindang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca Juga:Sepuluh Meninggal akibat Banjir Bengkulu
 
Adapun korban yang hilang yaitu Tumini (60) Heri Hartanto, Halidin (45), Kanelo (1,6), Yananan dan seorang anak. Bencana ini juga menyebabkan 2 orang luka berat dan 2 lainnya luka ringan.
 
Sutopo mengatakan kerugian hingga saat ini diperkirakan Rp144 milyar. Namun, kata dia, jumlah tersebut bakal terus bertambah karena perkiraan kerugian tersebut menggunakan data sementara. Apalagi, lanjutnya, luas banjir dan skala dampak yang ditimbulkan cukup besar, maka jumlah kerugian akan banyak bertambah.
 
Dia mengatakan BNPB masih terus mengirimkan bantuan ke Bengkulu seperti tenda, makanan siap saji, dan logistik lainnya. Saat ini sebagian besar banjir sudah surut dan daerah dapat dijangkau. Sampah, lumpur dan material yang dihanyutkan banjir banyak menutup jalan dan permukiman sehingga perlu dibersihkan.
 
BPBD juga masih melakukan upaya penanganan darurat seperti pelayanan kesehatan dan distribusi logistik, seperti ke Desa Taba Penyengat, Susup dan Kelindang. BPBD provinsi melaporkan pengungsian di Kecamatan Air Napal sejumlah 200 jiwa dan Kecamatan Bang Haji di Desa Genting dengan 417 jiwa. BPBD dan dinas terkait terus memberikan pelayanan pengungsi di kecamatan tersebut.
 
Banjir dan longsor juga mengakibatkan kerusakan di beberapa sektor seperti pemukiman, pendidikan, perikanan, peternakan, pertanian, perkebunan dan infrastruktur publik. Sementara ini, sejumlah 554 unit rumah rusak berat (RB), 160 rusak sedang (RS) dan 511 rusak ringan (RR).
 
Sementara itu, di sektor infrastruktur, jaringan listrik masih dilakukan perbaikan dengan perkembangan pemulihan mencapai 74,28% pada 30 April lalu. BPBD melaporkan gardu distribusi sejumlah 42 unit masih padam dan 2.496 jaringan listrik pelanggan belum menyala.
 
Banjir besar melanda Bengkulu sejak Jumat, 26 April 2018. Aktivis lingkungan setempat juga menyoroti penyebab banjir dan longsor di wilayah ini yang disebabkan penggundulan hutan untuk aktivitas tambang batu bara dan perkebunan sawit dalam areal Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengkulu yang terdapat di Kabupaten Bengkulu Tengah.
 
“Tidak mengherankan kalau korban terbanyak ada di Bengkulu Tengah karena wilayah tangkapan air di kawasan penyangga Hutan Lindung Bukit Daun tidak lagi berfungsi secara ekologis sehingga air permukaan tidak ada yang menahan,” kata Direktur Kanopi Bengkulu, Ali Akbar.
 
Datanya menunjukkan dalam radius DAS Bengkulu seluas 57 ribu hektare, terdapat delapan izin tambang yang diberikan pemerintah dengan luas 19 ribu hektare. Delapan izin tambang tersebut diberikan untuk PT. Bengkulu Bio Energi, PT. Kusuma Raya Utama, PT. Bara Mega Quantum, PT. Inti Bara Perdana, PT. Danau Mas Hitam, PT. Ratu Samban Mining, PT. Griya Pat Petulai, PT. Cipta Buana Seraya
 
Selain tambang, satu perusahaan perkebunan sawit milik PT Agriandalas yang juga berada di daerah tangkapan air Sungai Bengkulu.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif