Fahri Minta Tanggap Darurat Sulteng Diperpanjang

Fachri Audhia Hafiez 08 Oktober 2018 13:05 WIB
Gempa Donggala
Fahri Minta Tanggap Darurat Sulteng Diperpanjang
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Jakarta: Pemerintah menetapkan masa tanggap darurat korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah berakhir 11 Oktober 2018. Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah meminta diperpanjang. 

"Terus berlanjut itu kayak tsunami di Aceh ya kan," kata Fahri di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 8 Oktober 2018.

Fahri menilai pemerintah perlu membentuk lembaga khusus rekonstruksi untuk memulihkan keadaan di lokasi bencana. Lembaga tersebut sekaligus untuk memudahkan negara asing untuk menyalurkan bantuan dalam 'satu pintu'.


"Kasih lembaga khusus, enggak mungkin orang-orang asing itu disuruh datang ke departemen ini ke departemen itu. Izin sana sini, kan enggak mungkin," ucap Fahri.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, setelah 11 Oktober, korban bencana di Sulteng yang tidak ditemukan akan dinyatakan hilang.

Sementara, pada 10 Oktober 2018, rencananya Pemerintah akan menggelar rapat koordinasi di posko penanggulangan bencana. Rapat membahas berakhirnya masa tanggap darurat. 

(Baca juga: Status Tanggap Darurat Sulteng Rampung 11 Oktober 2018)





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id