Presiden Joko Widodo di forum Global Covid-19 Summit.. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo di forum Global Covid-19 Summit.. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

3 Ajakan Joe Biden pada Jokowi Soal Pandemi Covid-19

Nasional Jokowi Joko Widodo joe biden kemenkes covid-19 pandemi covid-19 protokol kesehatan
Theofilus Ifan Sucipto • 23 September 2021 08:48
Jakarta: Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengajak Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah pemimpin negara lainnya bergerak cepat menangani pandemi covid-19. Biden menyampaikan tiga poin terkait hal tersebut.
 
Ajakan itu disampaikan dalam forum Global Covid-19 Summit. Jokowi merupakan salah satu dari empat pimpinan di dunia yang hadir atas undangan pribadi Biden.
 
“(Ajakan Biden) pertama, kita harus berkomitmen bersama-sama seluruh pimpinan dunia untuk segera memvaksinasi umat manusia,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan video, Kamis, 23 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dorongan percepatan itu sejalan dengan target Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Mereka menargetkan 40 persen dari populasi dunia sudah divaksin dan meningkat jadi 70 persen pada 2022.
 
“Kedua, menekankan pentingnya bertindak sekarang untuk menyelamatkan jutaan nyawa umat manusia,” ujar Budi.
 
Ia mengatakan sudah lebih dari 4,5 juta orang meninggal karena covid-19. Sehingga ketersediaan alat kesehatan dan sarana pendukung harus mencukupi.
 
“Presiden Amerika Serikat menekankan khusus soal kebutuhan oksigen, sarana testing dan tracing, serta kebutuhan obat-obatan di rumah sakit,” papar dia.
 
Baca: 4 Paparan Penting Jokowi yang Dibawa ke Sidang Majelis PBB
 
Ajakan ketiga, mempersiapkan diri membangun arsitektur ketahanan kesehatan dunia. Pandemi covid-19 membuat seluruh negara sadar pentingnya sistem kesehatan global untuk saling membantu di kala darurat.
 
Ide itu berkaca dari sistem keuangan Dana Moneter Internasional (IMF). IMF bisa penyaluran bantuan bila negara-negara mengalami kesulitan keuangan.
 
“Semua negara harus memiliki ketahanan kesehatan yang baik, bukan hanya negara maju tapi juga negara-negara berkembang,” tutur Budi.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif