Komisioner Komisi Perlindungan Anak di Indonesia (KPAI) Retno Listyarti. Metro TV
Komisioner Komisi Perlindungan Anak di Indonesia (KPAI) Retno Listyarti. Metro TV

Metro Pagi Primetime

KPAI Bakal Investigasi Eksploitasi Bayi Jadi Manusia Silver

Nasional media sosial penelantaran anak Kekerasan Anak Eksploitasi Anak Pemkot Tangerang Metro Hari Ini
MetroTV • 28 September 2021 11:54
Jakarta: Komisioner Komisi Perlindungan Anak di Indonesia (KPAI) Retno Listyarti mengecam temuan bayi yang dieksploitasi menjadi pengemis manusia silver. Eksploitasi yang baru terungkap ini bahkan viral di media sosial.
 
"Ini anak masih bayi, kemudian dicat menggunakan bahan kimia yang secara kesehatan saja berbahaya. Orang dewasa saja menggunakan cat tersebut bisa iritasi, panas, dan juga gatal, apalagi buat bayi," ungkap Retno dalam Metro Pagi Primetime di Metro TV, Selasa, 28 September 2021.
 
Belakangan diketahui, pelaku eksploitasi bayi membawa anak tetangga yang dititipkan kepadanya. Pelaku memberi bayaran Rp20 ribu kepada orang tua sang anak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Retno mengatakan KPAI bakal rapat koordinasi dengan berbagai pihak untuk menginvestigasi kasus ini lebih lanjut. Bila terbukti melakukan eksploitas ekonomi terhadap anak, pelaku dapat dijatuhi hukuman sesuai pasal yang berlaku.
 
Baca: KPAI Prihatin Prostitusi Anak Meningkat Semasa Pandemi
 
Eksploitasi anak diatur dalam Pasal 76 I Undang-Undang (UU) 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Dalam pasal tersebut, pelaku eksploitasi anak diancam hukuman penjara paling lama 10 tahun dan atau denda paling banyak Rp200 juta.
 
"Pidana dalam kasus seperti ini, tidak selalu dipenjara, tapi bisa direhabilitasi. Karena kalau kita menghukum dia dipenjara siapa yang akan mengurus anaknya," imbuh dia.
 
Selain hukuman kurangan dan denda, pemindahan hak asuh anak juga dapat dilakukan. Perlakuan semacam ini tidak mencerminkan pemenuhan hak anak oleh orang tuanya.
 
"Anak tidak minta dilahirkan. Orang tua yang sudah melahirkan anak ini mestinya sudah siap untuk mengasuh anak ini dengan baik," ucap Retno. (Mentari Puspadini)
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif