Gempa Bumi di Labuha.
Gempa Bumi di Labuha.

Warga Labuha Mengungsi ke Dataran Tinggi Akibat Gempa

Nasional gempa bumi
Antara • 14 Juli 2019 18:55
Jakarta: Warga Labuha, Ibu Kota Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, mengungsi ke daerah ketinggian usai diguncang gempa berkekuatan 7,2 Skala Richter (SR). Mereka yang mengungsi mayoritas bermukim di daerah pesisir.
 
Seperti dilansir Antara, salah seorang warga Labuha, Muslim Pora menjelaskan guncangan gempa terasa sangat kuat. Gempa mengakibatkan pintu dan jendela rumah berbunyi keras, bahkan gelas yang berada di atas meja sampai berjatuhan ke lantai.
 
Sesaat setelah terjadi gempa, warga Labuha langsung bergegas mengungsi ke daerah ketingggian seperti daerah Hidayat dan Papaloang. Warga khawatir gempa itu menimbulkan gelombang tsunami.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Warga yang mengungsi ada yang menggunakan kendaraan roda dua, dan roda empat, tidak
sedikit pula yang berlari dengan membawa barang seadanya, semuanya warga terlihat sangat panik," kata Muslim, Minggu, 14 Juli 2019.
 
Ia mengatakan pengunjung di sejumlah pusat perdagangan di Labuha seperti di Pasar Habibi juga langsung berhamburan pulang. Bahkan, tak sedikit yang langsung mengungsi ke daerah ketinggian tanpa sempat pulang ke rumah.
 
Baca: Labuha Diguncang Gempa 7,2 SR
 
Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ternate Kustoro menjelaskan gempa berkekutan Magnitudo 7,2 SR berpusat di sekitar Gane Barat, sekitar 68 kilometer dari kota Labuha. Pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.
 
Kustoro menjelaskan gempa tersebut dirasakan di Labuha dan di wilayah lain seperti di Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan dan Kabupaten Halmahera Tengah. Gempa juga terasa di Ambon dan Bitung.
 
Menurut dia, gempa kali ini tidak berpotensi tsunami karena sifatnya berupa pergeseran lempeng. Berbeda dengan gempa yang melanda di sejumlah wilayah di Malut beberapa waktu lalu yang berkekuatan 7,0 dan berpotensi tsunami karena sifatnya tumbukan turun.
 
Badan Penanggunlangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan mendapati informasi, warga yang mengungsi ke daerah ketinggian bukan hanya di kota Labuha, tetapi juga warga di daerah pesisir lainnya di Halmahera Selatan. Misalnya, di wilayah Babang, Kecamatan Bacan Timur.
 
BPBD Halmahera Selatan belum menerima laporan adanya korban jiwa dan kerusakan fisik akibat gempa tersebut, namun terus melakukan pengecekan di lapangan. Terutama, di wilayah Gane Barat yang menjadi pusat gempa.
 
Warga Kota Ternate yang bermukin di daerah pesisir seperti di wilayah Lelong dan Salero juga sempat mengungsi ke daerah ketinggian. Namun, beberapa saat kemudian banyak yang kembali ke rumah setelah mengetahui tidak berpotensi tsunami.
 

 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif