Pemerintah dan DPR Sepakat Selesaikan Revisi UU Terorisme
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto - Medcom.id/Juven Martua Sitompul.
Jakarta: Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto bertemu perwakilan DPR dan partai politik pendukung pemerintah. Pertemuan itu membahas revisi Undang-undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Pembahasan revisi UU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme ini telah memakan waktu dua tahun di parlemen. Namun, Wiranto menjamin, pemerintah dan DPR telah sepakat menyelesaikan pembahasan dalam waktu dekat.

"Sehingga dalam waktu singkat revisi itu mudah-mudahan dapat segera kita undangkan," kata Wiranto usai pertemuan di Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 14 Mei 2018.


Pemerintah dan perwakilan di DPR telah sepakat menyelesaikan konsep terakhir dari revisi UU tersebut. Lagipula, Presiden Joko Widodo juga telah meminta DPR menyelesaikan penggarapan revisi UU itu.

(Baca juga: Presiden Ancam Terbitkan Perppu bila RUU Terorisme Mandek)

Pertemuan ini juga menyarankan Presiden Jokowi tak mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti Undang-undang (Perppu) lebih dulu. Karena, DPR berjanji menyelesaikan revisi UU ini.

"Dalam kesempatan ini juga disampaikan bahwa sebaiknya tidak gunakan Perppu, tapi segera diselesaikan secara bersama," tambah Wiranto.

Ada dua hal krusial yang menjadi pembahasan dalam revisi UU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, seperti definisi terorisme dan pelibatan TNI. Wiranto menegaskan, dua hal ini tak lagi menjadi penghalang.

"Pertama definisi, kita anggap selesai, ada kesepakatan. Kedua pelibatan TNI, sudah selesai juga. Dengan demikian tidak ada lagi yang perlu kita debatkan," tegas Wiranto.

(Baca juga: Aksi Terorisme Satu Keluarga Sudah Diprediksi Jauh Hari)





(REN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360