NEWSTICKER
Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

22 Orang Jadi Tersangka Penyebaran Hoaks Korona

Nasional Virus Korona hoax
Kautsar Widya Prabowo • 17 Maret 2020 15:38
Jakarta: Polri menetapkan 22 tersangka penyebaran berita bohong terkait virus korona (covid-19). Satu tersangka ditahan Polres Ketapang, Kalimatan Barat, karena tidak kooperatif.
 
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Komisaris Besar (Kombes) Asep Adi Saputra mengatakan tersangka ditahan karena tempat tinggalnya jauh dari Polres Ketapang. Selain itu, polisi punya beberapa pertimbangan lain.
 
"Pertama dikhawatirkan melarikan diri. Kedua mengulangi perbuatannya. Ketiga dikhawatirkan merusak barang bukti," kata Asep di Gedung Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 17 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, tiga tersangka ditangani Polda Kalimatan Barat. Dua tersangka lain diproses di Polda Kalimatan Timur, dua tersangka di Polda Sulawesi Selatan, tiga tersangkadi Polda Jawa Barat, satu tersangkadi Polda Jawa Tengah, dan satu tersangkadi Polda Jawa Timur.
 
Polda Lampung menetapkan dua tersangka, Polda Sulawesi Tenggara satu tersangka, Polda Sumatra Selatan satu tersangka, dan Polda Sumatra Utara satu tersangka. Bareskrim menjerat tiga tersangka, sedangkan Polres Bandara Soekarno Hatta satu tersangka.
 
Koprs Bahyangkara berjanji bekerja maksimal meredam peredaran berita bohong terkait korona di Tanah Air. Tim Siber Mabes Polri akan pantau aktivitas informasi di media sosial.
 
"Kita lakukan berkelanjutan meningkatkan siber patroli kita," ungkap dia.
 
22 Orang Jadi Tersangka Penyebaran Hoaks Korona
Grafis Medcom.id
 
Baca: Badan Uji Spesimen Korona Harus Ditambah
 
Sementara itu, total pasien positif korona di Indonesia per Senin, 16 Maret 2020, menjadi 134 orang. Ada penambahan 17 pasien baru dari sebelumnya hanya 117 pada Minggu, 15 Maret 2020.
 
Juru bicara pemerintah untuk penanganan kasus korona Achmad Yurianto menjelaskan 17 pasien baru positif korona tersebar di sejumlah daerah. Namun, mereka kebanyakan berasal dari DKI Jakarta.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif