Presiden Joko Widodo. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

Bertolak ke Kalsel, Jokowi Resmikan Pabrik Biodiesel Senilai Rp2 Triliun

Nasional Jokowi biofuel vaksinasi Vaksinasi covid-19 Kunjungan Kerja Jokowi
Theofilus Ifan Sucipto • 21 Oktober 2021 08:48
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertolak ke Kalimantan Selatan (Kalsel). Jokowi dijadwalkan meresmikan sejumlah infrastruktur hingga meninjau vaksinasi.
 
Jokowi berangkat menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1. Rombongan terbatas lepas landas sekitar pukul 07.30 WIB dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
 
Setibanya di Pangkalan TNI AU Syamsudin Noor, Kota Banjarbaru, Jokowi melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Tanah Bumbu, dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU untuk meresmikan pabrik biodiesel.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perusahaan swasta PT Jhonlin Group membangun pabrik biodiesel tersebut dengan total biaya sekitar Rp2 triliun. Fasilitas itu untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) itu mulai dibangun sejak Juli 2021.
 
Dana tersebut dibagi menjadi dua, yakni Rp1 triliun untuk pembangunan pabrik serta prasarana pabrik. Sedangkan Rp1 triliun lainnya dialokasikan untuk pembangunan Jetty atau pelabuhan.
 
Pabrik ini akan memproduksi Biodiesel dan minyak goreng dengan kapasitas produksi 60 ton per jam. Mereka memerlukan sekitar 1.600 ton per hari tandan buah segar (TBS).
 
Untuk memenuhi bahan baku pabrik biodiesel tersebut, sekitar 30 persen akan diperoleh dari petani lokal. Sementara sisanya dipasok minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dari luar daerah.
 
Berikutnya, Presiden menuju Kota Banjarmasin untuk meninjau vaksinasi di halaman RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh. Jokowi juga akan menyapa para peserta vaksinasi melalui konferensi video di beberapa kabupaten dan kota se-Provinsi Kalimantan Selatan.
 
Baca: Jokowi Perintahkan BUMN Sektor Kesehatan-Energi Benahi Infrastruktur
 
Sebelum kembali ke Jakarta, Jokowi akan meninjau sekaligus meresmikan Jembatan Sei Alalak di Kota Banjarmasin. Pekerjaan jembatan itu menggunakan dana dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 2018-2021 senilai Rp278 miliar dengan kontraktor PT Wijaya Karya (Persero) Tbk-PT Pandji, KSO dengan skema pekerjaan tahun jamak (multiyears).
 
Bentang jembatan memiliki panjang 130 meter, jembatan pendekat 125 meter, dan oprit jembatan sepanjang 425 meter. Jembatan Sungai Alalak merupakan jembatan lengkung pertama yang dibangun di Indonesia.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif