Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Dirjen Imigrasi: Warga Tiongkok Masuk Indonesia Penuhi Aturan

Nasional Mudik Lebaran Virus Korona keimigrasian covid-19 pandemi covid-19 Satgas Covid-19 Ramadan 2021 Idulfitri 2021
Nur Azizah • 07 Mei 2021 21:45
Jakarta: Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Jhoni Ginting, menegaskan warga negara asing (WNA) asal Tiongkok yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta di masa larangan mudik Lebaran 2021 sudah memenuhi aturan. Mereka mengindahkan ketentuan perjalanan internasional Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.
 
“Penanganan setiap warga negara asing yang datang ke Indonesia telah mengikuti aturan Satgas Penanganan Covid-19. Petugas imigrasi tidak akan memberikan izin masuk jika para WNA tidak lulus pemeriksaan kesehatan petugas,” kata Jhoni dalam keterangan tertulis, Jakarta, Jumat, 7 Mei 2021.
 
Pemeriksaan kesehatan dilakukan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan (KKP Kemenkes) sesuai protokol kedatangan pelaku perjalanan internasional. Setelah pemeriksaan kesehatan, petugas imigrasi memeriksa dokumen perjalanan dan keimigrasian WNA.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Video Viral Tank TNI AD Sekat Arus Mudik Hoaks
 
Pria kelahiran Medan itu menyampaikan pelarangan WNA masuk selama masa pandemi covid-19 masih berlaku. WNA yang diizinkan masuk hanya untuk kegiatan esensial, seperti bekerja di proyek strategis nasional dan objek vital, penyatuan keluarga, bantuan medis dan kemanusiaan, serta kru alat angkut.
 
”Terkait kedatangan WNA ke Indonesia, kami sampaikan bahwa mereka yang datang telah memperoleh rekomendasi dari instansi terkait dan akan bekerja di proyek strategis nasional, bukan untuk tujuan wisata” ungkap Jhoni.
 
WNA yang ingin berwisata ke Indonesia masih dilarang masuk. Pemerintah juga telah menghentikan sementara pemberian bebas visa kunjungan serta visa on arrival (VOA) sejak awal Maret 2020 untuk mencegah lonjakan penyebaran covid-19. 
 
Surat Edaran Satgas Nomor 8 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional dalam Masa Pandemi Covid-19 menyebutkan WNA pemilik visa atau izin tinggal dalam masa adaptasi kebiasaan baru diperbolehkan masuk. Ketentuan sama berlaku bagi WNA yang mengantongi perjanjian bilateral travel corridor arrangement (TCA) atau mendapatkan pertimbangan tertulis dari kementerian/ lembaga.
 
"Seluruh pelaku perjalanan internasional, baik WNI maupun WNA harus mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, menunjukkan hasil negatif melalui tes polymerase chain reaction (PCR) di negara asal yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum jam keberangkatan," bunyi surat tersebut. 
 
Hasil tes harus dilampirkan pada saat pemeriksaan kesehatan atau eHAC Internasional Indonesia. Pada saat kedatangan, tes ulang PCR dilakukan kepada pelaku perjalanan internasional dan diwajibkan menjalani karantina terpusat selama 5x24 jam. 
 
"Bagi WNI, yaitu pekerja migran indonesia (PMI), pelajar/mahasiswa, pegawai pemerintah yang kembali dari perjalanan dinas luar negeri menjalani karantina di Wisma Pademangan dengan biaya ditanggung oleh pemerintah," bunyi aturan tersebut. 
 
Sementara WNA harus melakukan isolasi di hotel yang sudah bermitra dengan pemerintah. Biaya ditanggung pribadi.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif