Polri Minta Kampus tak Dikaitkan dengan Terorisme

Faisal Abdalla 04 Juni 2018 14:59 WIB
terorisme
Polri Minta Kampus tak Dikaitkan dengan Terorisme
Tim Densus 88 membawa barang yang mencurigakan dari area penggeledahan gedung Gelanggang Mahasiswa Kampus Universitas Riau (UNRI) di Pekanbaru, Riau. Foto: Antara/Rony Muharman
Jakarta: Mabes Polri menegaskan tiga orang terduga teroris yang ditangkap di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau (UNRI) adalah oknum. Polri meminta semua pihak tak mengaitkan kampus dengan kegiatan terorisme.

"Jangan di-framing masalah radikalisme dan terduga teroris berkaitan dengan lokasi akademisi. Bahwa sekali lagi saya tegaskan, kampus adalah tempat civitas akademika. (Terduga teroris) ini adalah oknum," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri, Brigjen Mohammad Iqbal, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin 4 Juni 2018.

Iqbal mengatakan Polri bekerja sama dengan sejumlah pihak seperti Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus mendorong semua kampus untuk meningkatkan pengawasan. Perguruan tinggi diminta waspada masuknya paham radikal ke kampus-kampus.


"Ingat ya, ajaran radikal, bukan teroris," katanya.

Lebih lanjut, Iqbal mengatakan Polri mengajak semua pihak termasuk masyarakat untuk bekerja bersama-sama mempersempit ruang gerak menyebarnya paham radikal.

"Bukan hanya kampus tapi di SMA, SMP, dan pesantren untuk mengawasi ajaran-ajarannya, jangan sampai terpapar radikalisme," tandasnya.

Baca: Densus 88 Sita Sejumlah Barang dari Gelanggang Mahasiswa FISIP UNRI

Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 Polri menangkap tiga terduga teroris dari penggeledahan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau (UNRI). Tiga terduga teroris merupakan alumni Universitas Riau.

Mereka ialah Z alumni Jurusan Pariwisata UNRI angkatan 2005, D alumni Jurusan Komunikasi angkatan 2002, dan K alumni Jurusan Bahasa dan Sastra angkatan 2004. Ketiganya ditangkap dalam penggeledahan di sekitar Gelanggang Mahasiswa FISIP UNRI.

Polisi juga menyita empat bom rakitan siap ledak dari Gelanggang Mahasiswa FISIP UNRI. Beberapa potong pipa, delapan bubuk campuran untuk merakit bom, senapan angin, dan satu buah granat tangan juga diamankan.

Bahan peledak yang disita, yaitu pupuk KNO3, sulfur, gula, dan arang. Ketiga terduga teroris disebut akan melakukan bom bunuh diri di dua lokasi.





(UWA)