Yaqut Cholil Koumas. Foto:  Rofahan
Yaqut Cholil Koumas. Foto: Rofahan

Banser Diminta Tetap Solid

Nasional nahdlatul ulama
Cindy • 08 Desember 2019 02:28
Sukoharjo: Panglima Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan anggota Banser untuk tetap solid. Khususnya dalam menyikapi upaya yang mengusik Nahdlatul Ulama (NU) maupun para kiai.
 
"Seperti contohnya peristiwa di depan Kantor PCNU Solo kemarin. Kami minta sahabat-sahabat kita Banser tidak bergerak sendiri. Tunggu komando, solid satu barisan, satu komando," ucap Yaqut saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Banser di Gedung PKP, Ngabeyan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu 7 Desember 2019.
 
Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor itu menegaskan agar Banser tidak berjalan sendiri-sendiri. Mengingat keberadaannya sangat besar dengan jumlah anggota mencapai 7 juta se-Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam Rakonas, Yaqut ingin Banser selalu satu komando. Sebab dikhawatirkan anggota Banser merespon situasi secara sporadis dan tak terarah.
 
"Dengan jumlah sebanyak itu saya kira perlu ditertibkan. Karena itu, jangan sampai terprovokasi atau memprovokasi," sambungnya.
 
Pria yang kerap disapa Gus Yaqut juga menginstruksikan agar anggota Banser selalu siap menjaga dan membela para kiai NU. Menurutnya akhir-akhir ini ada upaya untuk mendelegitimasi para kiai NU untuk memecah belah organisasi islam itu.
 
"Saya meyakini memang ada skenario memecah NU. Karena itu, saya perintahkan Banser jaga kiai NU. Jangan sampai mengalah terhadap kelompok-kelompok yang ingin merusak ukhuwah Islamiyah," ucap Yaqut.
 
Dia juga mengingatkan Banser tidak boleh mengalah terhadap oknum-oknum yang ingin mengganti Pancasila dengan paham lainnya, seperti khilafah. Siapapun yang berpaham diluar Pancasila harus berhadapan dengan Banser.
 
"Jika ada yang berani mengganti Pancasila dengan paham khilafah maka harus berhadapan dengan Banser," tandas Yaqut.
 

(NUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif